Skripsi
Penerapan model pembelajaran Time Token Arends untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran menerapkan prinsip-prinsip bekerjasama dengan kolega dan pelanggan (studi pada siswa kelas X APK 2 Program Keahlian Administrasi Perkantoran di SMK Pa
Abstrak
Fitria Ayu Lailatul. 2013. Penerapan Model Pembelajaran Time Token Arends untuk Meningktan Akitivitas dan Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Menerapkan Kerjasama dengan Kolega dan Pelanggan (Studi Pada Siswa kelas X APK 2 Progam Keahlian Administrasi Perkantoran di SMK Pawyatan Daha 2 Kediri). Skripsi. Jurusan Manajemen Prodi S1 Pendidikan Administrasi Perkantoran Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Dr. H. Agung Winarno. M. M (II) Drs. Sarbini. Kata kunci Model Time Token Arends Aktivitas dan Hasil Belajar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan penerapan model pembelajaran Time Token Arends pada Mata Pelajaran Menerapkan Prinsip-Prinsip Bekerjasama dengan Kolega dan Pelanggan studi pada siswa kelas X APK 2 SMK pawyatan Daha 2 Kediri yang digunakan untuk mengetahui aktivitas dan hasil belajar siswa XAPK 2 tahun ajaran 2012/2013 yang berjumlah 44 siswa. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan pendekatan kualitatif yang dilaksanakan dalam dua siklus dengan empat tahapan untuk tiap siklusnya yaitu perencanaan pelaksanaan pengamatan dan refleksi. Data-data tersebut diperoleh dari observasi wawancara tes catatan lapangan dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tiga tahap yaitu reduksi data paparan data dan penarikan kesimpulan. Aktivitas siswa penerapan model pembelajaran Time Token Arends siklus I menunjukkan persentase keberhasilan sebesar 78 64%. Sedangkan pada siklus II persentase keberhasilan sebesar 94 79% ini berarti mengalami peningkatan dibandingkan siklus I yaitu sebesar 16 15%. Hasil belajar dalam penelitian ini meliputi aspek kognitif dan afektif. Aspek kognitif siswa pada siklus I menunjukkan nilai rata-rata Post Test sebesar 66 34%. Sedangkan pada siklus II menunjukkan nilai rata-rata sebesar 95 45% meningkat sebesar 29 11%. Aspek Afektif siswa siklus I menunjukkan persentase nilai rata-rata mencapai 70 26%. Sedangkan untuk siklus II menunjukkan persentase nilai rata-rata mencapai 79 54% meningkat sebesar 9 28%. Saran yang diberikan adalah 1) diharapkan kepala sekolah dapat mengembangkan model pembelajaran yang tepat dan sesuai dengan kebutuhan siswa 2) Guru hendaknya memiliki kreativitas saat mengajar di dalam kelas sehingga proses pembelajaran yang berlangsung dapat menimbulkan semangat dan antusias siswa dalam mengikuti pembelajaran 3) untuk siswa agar dapat meningkatkan keaktifan dalam kelas saling menghargai pendapat dan bekerjasama dengan sesama teman 4) bagi peneliti selanjutnya sebaiknya dapat menyusun perencanaan dan persiapan yang lebih matang untuk menerapkan model pembelajaran Time Token Arends sehingga tujuan dalam penerapan pembelajaran Time Token Arends dapat tercapai dengan maksimal.