Skripsi
The representation of Indian Nationalism in Rabindranath Tagore\'s The Home and The Word / Riza Sovia Nur Priandhita
Abstrak
Priandhita Riza S. N. 2013. The Representation of Indian Nationalism in Rabindranath Tagore s The Home and the World. Skripsi. Jurusan Sastra Inggris Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang. Pembimbing Inayatul Fariha S.S. M. A. Kata Kunci Tagore The Home and the World gender nasionalisme kajian postcolonial India India sebagai salah satu negara terbesar di Asia memiliki beberapa permasalahan sebagai hasil dari penjajahan. Penjajahan oleh pemerintahan Inggris memiliki peran yang besar dalam mempengaruhi perubahan-perubahan dalam masyarakat. Beberapa di antaranya adalah peran gender dalam masyarakat dan paradox tentang gender. Sebagai seorang penulis Rabindranath Tagore menggambarkan konflik di India dalam bentuk sebuah novel yang berjudul The Home and the World. Novel The Home and the World merupakan mahakarya sastra yang mengambil latar belakang Benggala pada awal abad duapuluh. Narasi dari novel ini disajikan secara bergantian antara tiga tokoh utamanya yakni Bimala Nikhil dan Sandip. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengungkapkan representasi konflik ideologi yang berhubungan dengan gender dan nasionalisme serta representasi resolusi konflik yang terjadi dalam novel ini. Penelitian ini dilakukan menggunakan teori-teori dari postcolonial studies postcolonial feminism dan penggambaran perempuan dalam karya sastra. Penelitian in menganalisa novel The Home and the World. Dalam penelitian ini peneliti menganalisa teks dan naratif dari novel dan menghubungkannnya dengan teori-teori yang ada. Berdasarkan teori analisis penelitian ini dibagi menjadi dua bagian yakni konflik ideologi yang direpresentasikan dalam novel dan representasi resolusi konflik yang terjadi. Peneliti menemukan beberapa konflik ideologi dan paradoks gender antara Bimala Sandip dan Nikhil. Di antaranya berhubungan dengan wilayah domestik perempuan hubungan antara suami-istri dan berhubungan dengan nasionalisme ekstrim yang dipertentangkan dengan konsep kebenaran. Resolusi konflik-konflik tersebut menggambarkan keraguan Tagore terhadap nasib India di masa depan.