Skripsi
Peningkatan hasil belajar siswa pada mata diklat melakukan prosedur administrasi melalui penerapan pembelajaran kooperatif model Teams Games Tournament (TGT) (studi pada kelas X AP 2 SMK Negeri 1 Bondowoso) / Nalida Rahmi Sekar Arum
Abstrak
Arum Nalida Rahmi Sekar. 2013. Peningkatan Hasil Belajar Siswa Pada Mata Diklat Melakukan Prosedur Administrasi Melalui Penerapan Pembelajaran Kooperatif Model Teams Games Tournament (TGT) (Studi pada Siswa X AP 2 SMK Negeri 1 Bondowoso). Skripsi Program Studi Pendidikan Administrasi Perkantoran Jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Prof. Dr. Budi Eko Soetjipto M.Ed. M.Si. (2) Dr. Ludi Wishnu Wardana ST. S.Pd. SE. MM Kata kunci Teams Games Tournament (TGT) Hasil Belajar. Pemilihan metode pembelajaran sebagai variasi dalam pengajaran sangat berpengaruh terhadap hasil pembelajaran dimana pemilihan metode yang tepat akan dapat meningkatkan kualitas pengajaran setiap mata pelajaran. Berdasarkan hasil observasi metode pembelajaran yang diterapkan di SMK Negeri 1 Bondowoso selama ini adalah metode konvensional melalui ceramah dan tanya jawab. Dengan metode seperti itu dapat menyebabkan siswa menjadi pasif dan kurang mandiri dalam belajar. Oleh karena itu perlu adanya sebuah pembaharuan pembelajaran untuk mengubah paradigma tersebut yaitu penerapan pembelajaran kooperatif model Teams Games Tournament (TGT) untuk meningkatkan hasil belajar. Model ini memberikan kesempatan pada siswa untuk bekerja secara individu serta bekerja sama dengan orang lain. Penelitian ini merupakan jenis penelitian tindakan kelas dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Pelaksanaan penelitian tindakan kelas ini dilakukan melalui dua siklus dimana tiap siklus terdiri dari 4 tahap yaitu (1) perencanaan (2) pelaksanaan (3) observasi dan (4) refleksi. Subyek dalam penelitian ini adalah siswa kelas X AP 2 SMK Negeri 1 Bondowoso. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan tes tertulis yang dilaksanakan pada akhir setiap siklus pedoman wawancara catatan lapangan lembar observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa siklus I jumlah siswa kelas XI APK yang dinyatakan tuntas belajar sebesar 85% dan 15% dinyatakan belum tuntas belajar. Pada siklus II tingkat ketuntasan belajar siswa kelas XI APK meningkat sebesar 93% siswa dinyatakan tuntas belajar dan 7% dinyatakan belum tuntas belajar. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa (1) Sistem pembelajaran yang diterapkan sebelum adanya penelitian ini adalah metode konvensioanal yaitu ceramah (2) Penerapan model pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) pada mata diklat Melakukan Prosedur Aministrasi pada kelas X AP 2 Negeri 1 Bondowoso dapat meningkatkan hasil belajar siswa aspek kognitif (3) Tanggapan/respon sangat positif dari siswa terhadap model pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) ini karena siswa lebih senang belajar secara bekelompok. Berdasarkan hasil penelitian ini peneliti menyarankan (1) Bagi guru sebaiknya menerapkan pembelajaran kooperatif model Teams Games Tournament (TGT) sebagai alternatif pembelajaran di kelas pada mata diklat Melakukan Prosedur Administrasi (2) Untuk mengembangkan pembelajaran kooperatif model Teams Games Tournament (TGT) yaitu dengan memberikan tambahan media pembelajaran maupun pengembangan skenario pembelajaran sangat dianjurkan agar pembelajaran semakin inovatif dan kreatif (3) Bagi siswa kelas X AP 2 SMK Negeri 1 Bondowoso perlu meningkatkan keberanian dalam mengajukan pertanyaan maupun berargumentasi guna lebih memahami terhadap materi yang dipelajar (4) Untuk peneliti berikutnya dapat melakukan kegiatan penelitian lebih lanjut untuk mengembangkan dan menerapkan Pembelajaran Kooperatif Model Teams Games Tournament (TGT) bukan hanya pada Mata Diklat Melakukan Prosedur Administrasi saja tetapi juga pada mata pelajaran lain yang sesuai.