UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Tesis

Pengembangan model kaizen dengan perangkat fishbone cause and effect diagram untuk peningkatan mutu sekolah model terpadu Bojonegoro / Rochmawati

Rochmawati - Nama Orang;

Abstrak
Rochmawati. 2013. Pengembangan Model Kaizen Dengan Perangkat Fishbone Cause and Effect Diagram Untuk Peningkatan Mutu Sekolah Model Terpadu Bojonegoro. Tesis. Program Studi Manajemen Pendidikan Pascasarjana Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dr. H.Achmad Supriyanto M.Pd. M. Si (II) Dr. H. Imron Arifin M. Pd Kata kunci mutu sekolah terpadu Kaizen Fishbone Cause and Effect Diagram. 12288 12288 12288 12288 Konsep mutu pendidikan memandang bahwa pemberian layanan jasa dan produk merupakan bagian yang tidak dapat dipisahkan dalam sebuah proses dan berlangsung secara berkesinambungan. Mutu suatu sekolah tentunya tidak terlepas dari konsep peningkatan secara terus-menerus (continuous improvement). Karena pada dasarnya mutu merupakan kunci ke arah keberhasilan dan sebagai embrio peningkatan mutu bangsa. 12288 12288 12288 12288 Penelitian ini dilaksanakan di Sekolah Model Terpadu (SMT) Bojonegoro yang merupakan sekolah dengan penyelenggaraan secara terpadu (integrated) baik dari segi keterpaduan isi manajemen maupun sarana dan prasarana. Pengelolaannya dalam satu kompleks mulai dari jenjang TK SD SMP dan SMA yang dikoordinir oleh Unit Pelaksana Teknsis Dinas Pendidikan Bojonegoro yang disebut UPT SMT. Tujuan penelitian pengembangan adalah untuk mengembangkan model Kaizen dengan perangkat Fishbone Cause and Effect Diagram untuk peningkatan mutu. Secara rinci mendeskripsikan beberapa hal yang mencakup orientasi dasar pengembangan model proses pengembangan model faktor penghambat alternatif cara mengatasi faktor penghambat faktor pendukung dan pemberdayaan faktor pendukung di sekolah model terpadu Bojonegoro. 12288 12288 12288 12288 Penelitian ini menggunakan rancangan Research and Development (R D) melalui tahapan penelitian dan pengumpulan data dengan menggunakan mixing method dari metode kualitatif dan kuantitatif. Metode kualitatif dengan teknik observasi wawancara dan dokumentasi informan dalam penelitian ini (1) Kepala UPT SMT (2) Kepala Sekolah pada masing-masing jenjang satuan pendidikayan yaitu TKN MT SDN MT SMPN MT dan SMAN MT (3) Guru SMT Bojonegoro dan (5) karyawan/personil SMT. Metode kuantitaif dengan menggunakan teknik Delphi sebanyak empat putaran dan mencapai konsensus. Hasil konsesus dijadikan acuan dalam perencanaan produk dan desain pengembangan produk awal uji coba produk ahli (expert) revisi uji coba lapangan dalam skala kecil dan besar dan revisi dan penyempurnaan. Uji coba mempergunakan model dalam bentuk buku panduan implementasi dan Microsoft Excell 2010. Analisis data penelitian ini menggunakan teknik analisis deskriptif yaitu menganalisis data validasi ahli terhadap empat aspek kelayakan produk meliputi (1) pentingnya pengembangan model (2) kelayakan media (3) kemudahan penggunaan dan (4) kebermanfaatan. Kegiatan analisis data dimulai dari tahap (1) reduksi data yaitu penelaahan dalam memilah data yang diterima disesuaikan kondisi lapangan yang ada (2) display data yaitu hasil dari reduksi yang disusun secara terstruktur dan (3) verifiksi data yaitu mengkroscek kecocokan makna data yang diperoleh dari lapangan untuk mencapai kesimpulan yang kuat. 12288 12288 12288 12288 Berdasarkan hasil analisis data diperoleh kesimpulan penelitian sebagai berikut (1) orientasi SMT Bojonegoro penyelenggaraannya secara terpadu (integrated) menuju sekolah model/rujukan dalam prosesnya perlu model pengembangan mutu yang komprehensif. Upayanya melalui model Kaizen yang menitikberatkan pada perbaikan mutu pendidikan secara terus-menerus dan berkesinambungan yang berorientasi pada upaya terciptanya budaya mutu sekolah. Praktiknya dengan perangkat Fishbone Cause and Effect Diagram sebagai media dalam mengidentifikasi masalah-masalah penyebab yang mempengaruhi mutu pendidikan berdasar indikator-indikator mencakup (a) manpower (b) method (c) materials (d) machine dan (e) environment yang mengarah pada quality productivity sebagai wujud perbaikan peningkatan dan pengembangan mutu pendidikan (2) proses implementasi melibatkan komponen sekolah secara terpadu mulai dari TKN MT SDN MT SMPN MT SMAN MT dan UPT SMT (3) faktor penghambat ditinjau dari proses implementasi pengembangan model meliputi (a) perbedaan jadwal (schedule) antar jenjang satuan pendidikan (b) Produk Microsoft Excel 2010 dan (c) jarak (4) alternatif cara mengatasi faktor penghambat (a) kesepakatan jadwal antar peneliti dan pihak SMT (b) pilihan (options) jenis produk dan (c) pemanfaatan Teknologi Informasi (TI) (5) faktor pendukung meliputi (a) kesiapan SDM (b) adanya kerjasama antara pihak peneliti dan SMT dan (c) Teknologi Informasi (TI) (6) pemberdayaan faktor pendukung meliputi (a) pelibatan komponen SDM di SMT Bojonegoro (b) hubungan kerjasama interchange dan (c) pemanfaatan media cetak dan elektronik. Hasil penelitian yang dilakukan dengan melibatkan 23 responden dan berdasar interprestasi kelayakan produk memperoleh nilai 90% dengan spesifikasi sangat layak. Produk yang dihasilkan berupa model pengembangan dalam bentuk buku panduan implementasi yang menyajikan format pengisian data dilakukan secara manual dan Microsoft Excell 2010 yang menyajikan format input data secara otomatis. Hasil revisi produk dengan menambah varian media flash sebagai penyempurnaan program Microsoft Excel 2010 yang lebih animatif. 12288 12288 12288 12288 Saran yang dapat direkomendasikan dalam penelitian ini sesuai konteks utama yaitu upaya peningkatan mutu pendidikan maka dalam implementasi model seyogyanya disesuaikan dengan kondisi sekolah berdasar jenjang satuan pendidikan. Pengisian data pada produk hendaknya dilaksanakan oleh pengguna yang mengerti dan memahami penggunaan program Microsoft Excel 2010. Hal ini ditujukan untuk menghindari kekeliruan menginterpretasi format pengisian data. Perlu adanya penyesuaian dan pemaksimalan model secara komprehensif dalam perbaikan peningkatan dan pengembangan mutu secara terus-menerus dan berkesinambungan (continuous improvement) guna terciptanya budaya mutu yang didukung dengan kompetensi produktivitas dan efektifitas kerja tim dalam konteks terselenggaranya sekolah terpadu yang menjadi model/rujukan pelayanan pendidikan yang bermutu.


Informasi Detail
DDC
Rt 371.2006 ROC p
Prodi
Universitas Negeri Malang. Program Studi Manajemen Pendidikan, 2013.
Deskripsi Fisik
xiii, 400 lembar : il., tab. ; 30 cm
Bahasa
Indonesia
No Reg
03029/KI/13
Edisi
Tesis (Pasca Sarjana)-- Universitas Negeri Malang, 2013
Subjek
1. MUTU SEKOLAH - BOJONEGORO
2. SEKOLAH - MODEL PEMBELAJARAN

Pembimbing
1. H.Achmad Supriyanto ; 2. H. Imron Arifin
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik