Tugas Akhir
Pembuatan busana pesta anak berbahan kain sarung dan hiasan sulam pita dengan memadukan dua budaya / Dian Takarina
Abstrak
Kata Kunci Busana Pesta Muslim Anak Sarung Kain Sarung Bugis Hanbok Sulam Pita Busana pesta muslim anak adalah segala sesuatu yang dipakai anak-anak mulai dari ujung kepala sampai ujung kaki dan digunakan pada kesempatan pesta dengan menggunakan bahan serta hiasan yang lebih meriah dan glamour dilengkapi dengan penutup kepala atau kerudung. Penulis memilih busana pesta anak karena busana pesta tidak hanya digunakan oleh orang dewasa anak-anak pun juga bisa menggunakan busana pesta. Terlebih model untuk busana pesta anak bisa lebih beragam karena anak-anak bisa mengekspresikan diri mereka melalui busana yang dikenakan. Sarung merupakan sepotong kain lebar yang dijahit pada kedua ujungnya sehingga berbentuk seperti pipa/tabung. Ini adalah arti dasar dari sarung yang berlaku di Indonesia. Dalam pengertian busana internasional sarung (sarong) berarti sepotong kain lebar yang pemakaiannya dibebatkan pada pinggang untuk menutup bagian bawah tubuh (pinggang kebawah). Sarung bugis Makassar merupakan salah satu kerajinan daerah andalan dari sulawesi selatan pembuatannya banyak di temukan di daerah Sengkang Kab Wajo. Pembuatannya umumnya masih menggunakan bahan dan alat tradisional. Satu buah sarung dapat di buat sekitar 1 bulan lamanya oleh satu orang. Seperti halnya dengan kebanyakan kain dan sarung tenun dari berbagai penjuru Indonesia. Sarung Bugis juga memiliki motif atau corak sendiri dalam bahasa Bugis disebut balo yang juga bisa berarti hiasan atau warna. Corak ini menyiratkan simbol dan sarat kandungan nilai filosofi yang estetik dan eksotik. Hanbok (Korea Selatan) atau Chosonot (Korea Utara) adalah pakaian tradisional masyarakat Korea. Hanbok pada umumnya memiliki warna yang cerah dengan garis yang sederhana serta tidak memiliki saku. Walaupun secara harfiah berarti pakaian orang Korea. Hanbok pada saat ini mengacu pada pakaian gaya Dinasti Joseon yang biasa dipakai secara formal atau semi-formal dalam perayaan atau festival tradisional. Sulaman pita adalah salah satu teknik menghias kain dengan cara menjahitkan pita secara dekoratif keatas benda yang akan dihias sehingga terbentuk suatu desain hiasan baru dengan menggunakan berbagai macam tusuk-tusuk hias.