UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Tesis

Penyerahan inovasi pertanian organik sebagai proses pendidikan luar sekolah (Studi kasus di Sekolah Lapang PHT di Kecamatan Pujon) / Nugroho Catur Wijayanto

Wijayanto, Nugroho Catur - Nama Orang;

Abstrak
Kata Kunci inovasi SL-PHT pertanian organik Salah satu inovasi yang saat ini sedang digencarkan adalah inovasi dalam dunia pertanian seperti sistem pertanian go green yang menggunakan bahan organik untuk menghasilkan produk pertanian yang lebih sehat dan ramah lingkungan. Fokus penelitian ini ialah Bagaimana penyebaran inovasi pertanian organik di desa Madiredo peran policy maker peran penghubung dan tanggapan petani terhadap inovasi yang disebarkan Jenis penelitian ini adalah studi kasus dengan pendekatan kualitatif. Kasus yang diteliti adalah penyebaran inovasi pertanian di desa Madiredo Kecamatan Pujon. Data dikumpulkan melalui wawancara dengan snowball technique untuk mencari pernyataan-pernyatan informan sesuai dengan fokus penelitian. Untuk mengecek keabsahan pernyataan informan dilakukan observasi lapangan. Hasil penelitian menunjukkan (1) Penyebaran inovasi yang dilakukan departemen pertanian sebagai agen perubahan di desa Madiredo terbatas pada kegiatan pelatihan. Pasca pelatihan penyebaran dilakukan petani sendiri secara informal sehingga tidak bisa dikontrol keaslian inovasinya. (2) Departemen pertanian berperan sebagai inisiator sponsor fasilitator mediator dan evaluator. (3) Penghubung sumber yang dalam hal ini adalah PPL PHP dan PL berperan sebagai motivator dan katalisator. (4) Proses pendidikan memang telah terjadi akan tetapi fungisida yang dibuat oleh peserta tidak mampu mengatasi penyakit tanaman sehingga petani kembali pada kebiasaan lama. Tanggapan petani terhadap inovasi yang disebarkan pada awalnya baik tetapi inovasi yang disebarkan belum mampu merubah kebiasaan petani menggunakan bahan kimia. (5) Perlu ada klinik PHT yang dikelola tenaga ahli yang dekat dengan lahan petani Saran penelitian ini (1) Agen perubahan di dalam menyebarkan inovasi agar tidak sekedar melakukan pelatihan tanpa ada tindak lanjut berupa pendampingan pasca pelatihan (2) Policy maker (departemen pertanian) agar memantau terus setelah selesainya program pelatihan sehingga inovasi yang disebarkan tidak diubah oleh klien. (3) Departemen pertanian perlu membangun klinik PHT di daerah petani sehingga petani mudah untuk berkonsultasi. (4) Sebelum menyebarkan inovasi agen perubahan harus meramu fungisida organik yang tepat untuk mengatasi hama dan penyakit tanaman sehingga petani tidak kembali pada kebiasaan lama. (5) Sebelum menyebarkan suatu inovasi agen perubahan harus melakukan identifikasi cermat pada daerah yang akan dijadikan sasaran penyebaran agar inovasi yang disebarkan sesuai dengan karakteritik masyarakat lebih mudah lebih tepat lebih murah sehingga bisa diterapkan klien sebagai calon adopter.


Informasi Detail
DDC
Rt 631.58407 WIJ p
Prodi
Universitas Negeri Malang. Program Studi Pendidikan Luar Sekolah, 2013.
Deskripsi Fisik
ix, 99 lembar : il., tab. ; 30 cm
Bahasa
Indonesia
No Reg
03207/KI/13
Edisi
Tesis (Pasca Sarjana)-- Universitas Negeri Malang, 2013
Subjek
1. PERTANIAN ORGANIK - MODEL PEMBELAJARAN
Pembimbing
1. H.M Saleh Marzuki ; 2. Endang Sri Redjeki
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik