Skripsi
Analisis penerapan strategi promosi (promotion mix) produk tabungan (studi pada Bank Muamalat Cabang Malang) / Andhika Widhi Prasetya
Abstrak
Widhi Andhika. 2013. Analisis Penerapan Strategi Promosi (Promotion Mix) Produk Tabungan (Studi pada Bank Muamalat Cabang Malang) . Skripsi Jurusan Manajemen Konsenterasi Manajemen Pemasaran Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dr. H. Sutrisno M.M. (II) Afwan Hariri S.E. M.Si. Kata Kunci Promosi Strategi Promosi Bauran Promosi Promosi memiliki unsur informatif persuasif dan membangun citra suatu produk maupun perusahaan. Promosi akan berfungsi dengan baik dengan perencanaan strategi promosi yang matang. Strategi promosi terbentuk atas dasar riset tentang keunggulan produk kelemahan produk peluang produk dan ancaman produk. Data riset tersebut diolah dan dievaluasi menghasilkan sebuah rancangan strategi promosi. Penelitian ini bertujuan mengetahui bagaimana Bank Muamalat Cabang Malang membentuk strategi promosi berdasarkan serta penerapanya pada kegiatan promosi Bank Muamalat Cabang Malang. Fokus penelitian meliputi (1) Latar belakang penerapan strategi promosi Bank Muamalat Cabang Malang (2) Penerapan strategi promosi (promotion mix) pada Bank Mumalat Cabang Malang dan (3) Proses pengendalian strategi promosi pada Bank Muamalat Cabang Malang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang melibatkan peneliti secara langsung dalam proses mengumpulkan dan analisa data. Pengumpulan data melibatkan sumber data (informan) dengan metode observasi wawancara dan dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis dengan teknik triangulasi sumber data dan triangulasi metode pengumpulan data. Triangulasi sumber data dilakukan mengaitkan data-data yang diperoleh dari semua informan sehingga menjadi suatu informasi hasil penelitian sedangkan triangulasi metode pengumpulan data dilakukan dengan mengaitkan informasi hasil observasi wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa (1) Diperlukan perencanaan untuk melakukan kegiatan promosi. Perencanaan tersebut antara lain riset konsumen kondisi produk sendiri dan kondisi produk pesaing. (2) Pelaksanaan kegiatan bauran promosi memiliki tata cara dan tujuan yang berbeda. Informatif lebih dominan pada periklanan persuasif lebih dominan pada penjualan langsung penjualan personal dan promosi penjualan sedangkan pencitraan lebih dominan pada hubungan kemasyarakatan. (3) Pengendalian promosi dilakukan untuk menjaga efektivitas dan efisiensi kegiatan promosi. Promosi tidak harus dilakukan secara terus menerus namun lebih efisien dan efektif jika dilakukan pada saat moment yang tepat berdasarkan data yang diperoleh pada tahap perencanaan promosi. Hasil penelitian diharapkan dapat menjadi tambahan ilmu dan rujukan bagi pelaku kegiatan usaha tentang bagaimana melakukan riset membentuk strategi promosi berdasarkan data yang diperoleh melaksanakan kegiatan promosi melakukan pengendalian promosi dan mengevaluasi kegiatan promosi.