Tugas Akhir
Pembuatan busana pesta sarung ugis dengan hiasan sulam tangan / Arlia Maf\'ula
Abstrak
Arlis Mafula. 2013. Pembuatan Busana Pesta Sarung Bugis dengan Hiasan Sulam Tangan. Tugas Akhir Jurusan Teknologi Indoustri Program Studi Diploma III Tata Busana Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Dra. Hapsari Kusumawardani M.Pd. (II) Dra. Dwi Astuti Sih Apsari. M. Kes. Kata Kunci Busana Pesta Sarung Bugis 12288 12288 12288 12288 Sarung merupakan salah satu dari sekian banyak warisan budaya yang ada di Indonesia kegunaan sarung dalam kehidupan sehari-hari digunakan sebagai busana untuk upacara adat busana untuk kaum pria muslim beribadah busana untuk kerja dan untuk busana sehari-hari Sarung Bugis memiliki motif atau corak sendiri yang menyiratkan simbol tersendiri bagi pemakai. Salah satunya adalah motif ballo renni motif ini mempunyai lambang bahwa pemakainya adalah seorang gadis yang belum menikah motifnya berupa garis vertikal dan horizontal yang tipis memakai warna terang yang lembut. Hiasan sulaman tangan yang digunakan lebih bervariasi dengan memadukan sulaman pita payet dan benang dengan menggunakan warna yang terdapat pada warna motif sarung 12288 12288 12288 12288 Proses pembuatan busana pesta berbahan sarung dengan hiasan sulam tangan ini dimulai dari pembuatan desain pembuatan pola kontruksi pembuatan draft busana pembuatan rancangan bahan dan harga proses memotong bahan proses pressing interlining proses menjahit fitting finishing dan menghias busana. Pada tahap menjahit busana pesta ini membutuhkan ketelitian dalam menyamakan motif agar hasil jadi busana bagus dan rapi. Langkah pertama menjahit blouse dan menyulam busana dengan sulaman tangan yaitu sulam pita payet dan benang yang diterapkan pada blouse bagian muka lalu memasang hiasan taburan payet dan burci terdapat lengan yang bersusun yang bagian ujungnya diberi hiasan burci melingkar pada bagian lengan berbahan duchess setelah itu menjahit bagian rok dengan dijelujur terlebih dahulu bagian yang akan dijahit agar motif sarung dapat menyambung sama dan bagus. 12288 12288 12288 12288 Tingkat kesulitan dalam pembuatan busana ini pada menjahit sarung dalam menyamakan motif karena bahannya bermotif kotak-kotak kecil serat kain sarung tipis dan mudah rusak. Proses pressing lebar alas yang digunakan tidak seimbang dengan lebar bahan dan membuat hasil bergelombang. Oleh karena itu dalam proses pressing diperlukan tempat yang luas dan dengan suhu setrika yang standart pada saat pressing interlining agar hasilnya rapi dan bagus.