Tesis
Perbedaan aktivitas dan hasil belajar ekonomi yang diajarkan dengan metode pembelajaraan kooperatif model Student Teams Achivement Divisions (STAD) dan model Two Stay Two Stray (TSTS) (Studi pada siswa kelas X SMAN 2 Lamongan) / Putra Hilmi Prayitno
Abstrak
Kata Kunci model pembelajaran student teams achivement divisions (STAD) dan model two stay two stray (TSTS) aktivitas belajar dan hasil belajar siswa Model pembelajaran merupakan bagian penting yang digunakan dalam upaya pencapaian hasil belajar yang maksimal. Dengan adanya model pembelajaran yang tepat proses pembelajaran dapat memperoleh hasil yang memuaskan dan mencapai tujuan pembelajaran serta hasil belajar yang optimal. Untuk mencapai keberhasilan pembelajaran yang diharapkan upaya yang dilakukan seorang guru adalah dengan cara memperhatikan pola belajar siswa menguasai materi pelajaran memilih metode dan model pembelajaran yang tepat dan tidak membosankan serta melakukan proses pembelajaran yang efektif salah satunya berusaha untuk memanfaatkan pembelajaran kontekstual melalui pendekatan pembelajaran kooperatif. Penelitian ini bertujuan 1) menerapkan metode pembelajaran kooperatif model Student Teams Achivement Divisions (STAD) dan Two Stay Two Stray (TSTS) pada siswa kelas X SMAN 2 Lamongan menjelaskan perbedaan aktivitas belajar siswa yang diajarkan dengan metode pembelajaran kooperatif model Student Teams Achivement Divisions (STAD) dan Two Stay Two Stray (TSTS) 3) menjelaskan perbedaan hasil belajar siswa yang diajarkan dengan metode pembelajaran kooperatif model Student Teams Achivement Divisions (STAD) dan Two Stay Two Stray (TSTS). Penelitian ini merupakan penelitian quasi eksperimen. Penelitian ini dilakukan di SMA Negeri 2 Lamongan yang berlangsung selama dua kali pertemuan dengan pokok bahasan Kebijakan Moneter. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X-A sebagai yang diberi perlakuan dengan model STAD dan siswa kelas X-B yang diberi perlakuan dengan model TSTS. Teknik pengumpulan data melalui tes (pre-test dan post-test) dan lembar observasi. Data yang dianalisis dalam penelitian ini ada dua macam yaitu 1) data aktivitas belajar dan 2) data hasil belajar. Analisis data hasil belajar dilakukan dengan menggunakan uji normalitas uji homogenitas varian uji kesamaan rata-rata dan uji t. Data aktivitas belajar dianalisis dengan menggunakan uji chi-square. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara aktivitas dan hasil belajar siswa kelas X SMA Negeri 2 Lamongan yang diajar dengan menggunakan model pembelajaran STAD dan model pembelajaran TSTS pada materi kebijakan moneter. Di mana penggunaan metode pembelajaran kooperatif model STAD (Student Teams Achivement Divisions) di SMA Negeri 2 Lamongan lebih efektif untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa kelas X pada mata pelajaran ekonomi dibandingkan dengan penggunaan metode pembelajaran kooperatif model TSTS (Two Stay Two Stray).