Tugas Akhir
Prototype lemari pengering pakaian bayi / Silvia Rahmanita
Abstrak
Kata Kunci SHT11 LCD ATmega8535 Driver Relay Pakaian dapat diartikan sebagai penutup anggota badan termasuk tangan dan kaki. Manusia mengenakan pakaian dengan fungsi dan alasan tertentu misalnya alasan keselamatan dan perubahan cuaca. Perubahan cuaca yang tak menentu membuat pakaian basah sulit untuk kering. Waktu yang diperlukan untuk mengeringkan pakaian juga lama. Idealnya untuk mengeringkan pakaian di musim panas memerlukan pakaian 6-7 jam dan pada musim hujan bisa mencapai 2 hari. Tugas Akhir Prototype Lemari Pengering Pakaian Bayi merupakan salah satu solusinya. Pakaian bayi dipilih sebagai objek karena bentuknya kecil dan cocok untuk prototype alat ini. Prinsip kerja dari sistem secara keseluruhan yaitu sensor SHT11 mendeteksi suhu dan kelembaban udara didalam lemari pengering. Data dari suhu dan kelembaban dari SHT11 diproses dan dikontrol oleh mikrokontroler ATmega8535. Mikrokontroler berfungsi untuk mengontrol input dan output. Kipas berfungsi mengatur sirkulasi udara yang ada dalam lemari pengering. LCD berfungsi untuk menampilkan suhu dan kelembaban yang sudah terukur. Berdasarkan hasil perancangan pembuatan pengujian dan pembahasan diperoleh kesimpulan sebagai berikut (1) Design alat meliputi rangkaian sensor SHT11 driver relay minimum sistem ATmega8535 catu daya dan LCD. (2) Alat yang dihasilkan sesuai dengan design alat dan prototype lemari pengering pakaian bekerja sesuai dengan instruksi yang diinginkan. (3) Prototype lemari pengering pakaian bayi berkondisi aktif high yang bekerja pada kondisi normal lemari 0 0 pengering yaitu suhu 25 C dan kelembaban 78% dan mati pada suhu 40 C dan kelembaban 53%.