Skripsi
Pengaruh kecerdasan emosional terhadap kinerja karyawan melalui motivasi kerja (studi pada karyawan perusahaan daerah Jasa Yasa Kabupaten Malang) / Ficky Adi Purwoko
Abstrak
Kata Kunci Kecerdasan Emosional Motivasi Kerja Kinerja Karyawan Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) deskripsi kecerdasan emosional motivasi kerja kinerja karyawan pada karyawan Perusahaan Daerah Jasa Yasa Kabupaten Malang (2) pengaruh langsung antara kecerdasan emosional terhadap motivasi kerja (3) pengaruh langsung antara kecerdasan emosional terhadap kinerja karyawan (4) pengaruh langsung antara motivasi kerja terhadap kinerja karyawan (5) pengaruh tidak langsung antara kecerdasan emosional terhadap kinerja karyawan melalui motivasi kerja. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah kecerdasan emosional variabel terikatnya adalah kinerja karyawan sedangkan motivasi kerja sebagai variabel intervening. Penyebaran kuesioner dilakukan terhadap 105 responden dari 142 karyawan Perusahaan Daerah Jasa Yasa Kabupaten Malang. Pengisian kuesioner variabel kecerdasan emosional dan motivasi kerja dilakukan oleh karyawan sedangkan untuk kinerja diisi oleh atasan langsung. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis jalur (Path analysis) dengan menggunakan program SPSS For Window seri 16.0. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa (1) terdapat pengaruh langsung yang positif dan signifikan antara kecerdasan emosional terhadap motivasi kerja pada karyawan Perusahaan Daerah Jasa Yasa Kabupaten Malang (2) terdapat pengaruh langsung yang positif dan signifikan antara kecerdasan emosional terhadap kinerja karyawan pada karyawan Perusahan Daerah Jasa Yasa Kabupaten Malang (3) terdapat pengaruh langsung yang positif dan signifikan antara motivasi kerja terhadap kinerja karyawan pada karyawan Perusahaan Daerah Jasa Yasa Kabupaten Malang (4) terdapat pengaruh tidak langsung yang positif dan signifikan antara kecerdasan emosional terhadap kinerja karyawan melalui motivasi kerja pada karyawan Perusahaan Daerah Jasa Yasa Kabupaten Malang. Saran yang dapat diberikan adalah (1) Perusahaan perlu membuat tolok ukur kinerja yang jelas setiap awal tahun dimana kinerja tersebut berkaitan dengan kecerdasan dan kemampuan yang dimiliki karyawan. Adanya tolok ukur yang jelas diharapkan agar karyawan bersungguh-sungguh dalam bekerja dan memperhatikan kualitas serta kuantitas hasil kerjanya (2) perusahaan perlu untuk memberikan pelatihan EQ dan motivasi demi peningkatan kualitas karyawan (4) bagi peneliti yang akan datang untuk mengembangkan penelitiannya tidak hanya terfokus pada pengaruh kecerdasan emosional terhadap kinerja saja namun kecerdasan yang lainnya semisal kecerdasan intelektual maupun kecerdasan spiritual yang berimplikasi juga terhadap kinerja karyawan.