Skripsi
Pengaruh modifikasi permukaan selulosa nata de coco dengan anhidrida asetat dalam mengikat ion logam berat Cd2+ dalam campuran Cd2+ dan Pb2+ / Nisfatul Lailiiyah
Abstrak
Lailiyah Nisfatul. 2013. Pengaruh Modifikasi Permukaan Selulosa Nata De Coco dengan Anhidrida Asetat dalam Mengikat Ion Logam Berat Cd2 dalam Campuran Cd2 dan Pb2 . Skripsi Jurusan Kimia FMIPA Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Dra. Surjani Wonorahardjo Ph.D. (2) Drs. H. Ridwan Joharmawan M.Si. Kata kunci adsorpsi selulosa asetat selulosa nata de coco anhidrida asetat ion logam berat. 12288 12288 12288 12288 Adsorpsi merupakan suatu peristiwa penyerapan suatu zat pada permukaan zat lain yang disebabkan oleh gaya tarik-menarik antara molekul-molekul adsorbat dengan permukaan adsorben. Penelitian tentang material alam yang dapat digunakan sebagai adsorben alternatif telah banyak berkembang salah satunya berupa nata de coco. Nata de coco memiliki kandungan utama selulosa dengan gugus hidroksil (gugus OH) yang berpotensi sebagai sisi aktif penyerap. Gugus hidoksil dari selulosa dapat dimodifikasi menjadi gugus asetil dengan proses asetilasi. Perubahan gugus pada selulosa tersebut menyebabkan perubahan polaritas adsorben yang berpengaruh pada kapasitas adsorpsi dari adsorben. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui pengaruh modifikasi permukaan selulosa nata de coco dengan anhidrida asetat terhadap adsorpsi logam berat Cd2 dengan Pb2 sebagai ion pengganggu dan pengaruh ion penganggu Pb2 pada berbagai variasi konsentrasi terhadap adsorpsi ion Cd2 serta pengaruh modifiksai permukaan selulosa nata dengan anhidrida asetat terhadap pola gangguan dari ion Pb2 pada proses adsorpsi ion Cd2 . 12288 12288 12288 12288 Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dan dilakukan di Laboratorium Jurusan Kimia Fakultas MIPA Universitas Negeri Malang. Metode yang digunakan adalah metode batch. Penelitian ini menggunakan 0 50 gram adsorben selulosa nata de coco kering dan selulosa asetat hasil modifikasi dengan ukuran lolos ayakan 48 mesh. Modifikasi selulosa nata de coco menjadi selulosa asetat menggunakan reaksi esterfikasi dengan agen pemodifikasi berupa anhidrida asetat dan katalis asam sulfat. Adsorbat yang digunakan yaitu adsorbat anorganik yang merupakan campuran dari Cd2 dan Pb2 dengan variasi konsentrasi Pb2 (0 10 15 dan 20 ppm) dan konsentrasi Cd2 10 ppm. Sebanyak 50 mL adsorbat anorganik dimasukkan dalam Erlenmeyer yang sudah berisi serbuk adsorben. Campuran dikocok dengan kecepatan 100 rpm pada tiap variasi konsentrasi dengan waktu kontak 30 menit. Setelah proses adsorpsi dilakukan pemisahan adsorben dengan larutan hasil adsorpsi(filtrat) dengan cara mensentrifuge. Filtrat yang diperoleh dianalisis dengan AAS (Absorption Atomic Spectrophotometer) menggunakan kurva kalibrasi Cd2 dan Pb2 . Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) selulosa nata memiliki kemampuan mengadsorpsi ion Cd2 dan Pb2 lebih baik dibandingkan dari selulosa termodifikasi (2) persen teradsorpsi Cd2 pada adsorben selulosa nata menurun seiring dengan kenaikan konsentrasi ion pengganggu Pb2 sedangkan persen teradsorpsi Cd2 pada adsorben selulosa asetat tidak terpengaruh dengan kenaikan konsentrasi ion pengganggu Pb2 dan (3) pola atau mekanisme gangguan dari ion Pb2 terhadap adsorpsi ion Cd2 menurun dengan adanya modifikasi adsorben selulosa nata menjadi selulosa asetat (selulosa termodifikasi).