UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Skripsi

Pengaruh permainan tradisional Engklek terhadap kinerja melompat pada laki-laki usia 4-6 tahun / Adie Subagio

Subagio, Adie - Nama Orang;

Abstrak
Subagio Adie. 2013. Pengaruh Permainan Tradisional Engklek Terhadap Kinerja Melompat Pada Anak laki-laki Usia 4-6 Tahun. Skripsi Jurusan Ilmu Keolahragaan Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Dr. Saichudin M.Kes (2) dr. Rias Gesang Kinanti M.Kes. Kata Kunci Permainan engklek Motorik kasar Melompat Permainan tradisional engklek sering disebut juga permainan rakyat merupakan permainan yang tumbuh dan berkembang pada masa lalu terutama tumbuh di masyarakat pedesaan. Permainan Tradisional engklek merupakan salah satu cerminan dari identitas nilai-nilai yang mewarnai kehidupan masyarakat. Permainan tradisional engklek merefleksikan hasil karya cipta manusia yang membawa unsur budaya yang secara nyata tidak pernah terlepas dari interaksinya dengan alam sebagai makrokosmos yang sangat mereka hormati. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk membuktikan adanya pengaruh dari pemberian permainan engklek terhadap motorik kasar melompat pada anak laki-laki usia 4-6 tahun. Pengukuran motorik kasar melompat dilakukan dengan menggunakan tes melompat sejauh 4 meter dengan jarak per-lompatan 30 centimeter. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan rancangan penelitian pre-experimental (Eksperimental Semu) dan dengan metode one group pretest posttest design. Saat melakukan pretest subyek penelitian melakukan tes melompat sejauh 4 meter dengan jarak per-lompatan 30 centimeter. Subyek diberikan perlakuan selama 1 5 bulan atau 6 minggu dengan 1 minggunya dilakukan sebanyak 3 kali perlakuan dengan diberikan permainan engklek berbentuk palang merah (sudah mandar) dan berbentuk gunungan setelah itu dilakukan posttest. Posttest dilakukan dengan tes melompat sejauh 4 meter dengan renggang per-lompatan 30 centimeter. Permainan tradisional engklek yang digunakan berbentuk palang merah (sudah mandar) dan gunungan. Setelah dilakukan pretest dan posttest dilakukan pengolahan data dilakukan dengan menggunakan uji-t dengan syarat melakukan uji normalitas dan uji homogenitas terlebih dahulu. Berdasarkan hasil penelitian tersebut diperoleh hasil penerapan permainan tradisional engklek terhadap motorik kasar melompat rata-ratanya 73 72 dan standar deviasi 15.12 dibandingkan dengan sebelum pemberian permainan tradisional engklek 61 04 dan standar deviasi 15.84. Berdasarkan data hasil penelitian yang diperoleh rata-rata posttest lebih tinggi dibandingkan dengan rata-rata pretest maka kesimpulan yang dapat diambil dari penelitian ini adalah latihan permainan tradisional engklek secara signifikan berpengaruh terhadap motorik kasar melompat pada anak laki-laki usia 4-6 tahun.


Informasi Detail
DDC
Rs 796.432.SUB p
Prodi
Universitas Negeri Malang. Program Studi Ilmu Keolahragaan, 2013.
Deskripsi Fisik
ix, 80 lembar : il., tab. ; 30 cm
Bahasa
Indonesia
No Reg
03626/KI/13
Edisi
Skripsi (Sarjana). Universitas Negeri Malang, 2013
Subjek
1. LOMPAT JAUH
Pembimbing
1. Saichudin ; 2. Rias Gesang Kinanti
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik