Skripsi
Pengaruh struktur aktiva dan profitabilitas terhadap struktur modal pada koperasi simpan pinjam Kota Malang tahun 2010-2012 / Y.R. Novita Salsabella
Abstrak
Salsabella Y.R. Novita. 2013. Pengaruh Struktur Aktiva dan Profitabilitas Terhadap Struktur Modal Pada Koperasi Simpan Pinjam Kota Malang Tahun 2010 2012. Skripsi Jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Prof.Dr. F. Danardana Murwani M.M (II) Fadia Zen S.E M.M. Kata Kunci Struktur Aktiva Profitabilitas Struktur Modal. Salah satu masalah dalam kebijakan keuangan dalam perusahaan adalah masalah struktur modal. Masalah struktur modal merupakan masalah penting bagi perusahaan karena baik buruknya struktur modal akan mempunyai efek terhadap posisi finansial perusahaan. Dalam mengelola fungsi keuangan salah satu unsur yang yang perlu diperhatikan adalah seberapa besar perusahaan mampu untuk memenuhi kebutuhan dana yang akan digunakan untuk beroperasi dan mengembangkan usahanya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Bagaimana tingkat struktur aktiva profitabilitas dan struktur modal pada koperasi simpan pinjam di Kota Malang. (2) Apakah struktur aktiva berpengaruh terhadap struktur modal pada koperasi simpan pinjam di Kota Malang. (3) Apakah profitabilitas berpengaruh terhadap struktur modal pada koperasi simpan pinjam di Kota Malang. Obyek penelitian ini tiga belas koperasi simpan pinjam di Kota Malang pada tahun 2009-2012 yang aktif melakukan RAT (Rapat Anggota Tahunan). Teknik analisis menggunakan analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tren struktur modal pada KSP di Kota Malang pada tahun 2010-2012 cenderung menurun sedangkan tren struktur aktiva dan profitabilitas pada tahun 2009-2011 cenderung naik. Struktur aktiva berpengaruh positif signifikan terhadap struktur modal. Dan profitabilitas berpengaruh negatif signifikan terhadap struktur modal. Bagi koperasi simpan pinjam lebih selektif dalam penggunaan hutang dengan bunga yang tinggi agar dapat memaksimalkan SHU sehingga dapat meningkatkan retrun. Bagi kreditur agar lebih selektif dalam memberikan pinjaman terhadap koperasi dan mempertimbangkan aspek-aspek yang penting seperti struktur aktiva profitabilitas dan struktur modal dalam koperasi tersebut.