UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Skripsi

Pengaruh perbandingan selulosa dan asam asetat glasial serta jenis pelarut pada pembuatan membran selulosa asetat dari limbah kertas / Dena Natalia

Natalia, Dena - Nama Orang;

Abstrak
Natalia Dena. 2013. Pengaruh Perbandingan Selulosa dan Asam Asetat Glasial serta Jenis Pelarut pada Pembuatan Membran Selulosa Asetat dari Limbah Kertas. Skripsi. Jurusan Kimia Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Drs. H. Mahmudi M.Si. (II) Neena Zakia S.Si. M.Si. Kata Kunci pembuatan membran selulosa asetat jenis pelarut limbah kertas Membran adalah lapisan tipis yang digunakan untuk pemisahan suatu zat dalam bentuk fase gas atau cair. Membran yang paling umum digunakan adalah membran selulosa asetat. Faktor-faktor yang berpengaruh dalam proses pembuatan membran selulosa asetat antara lain perbandingan selulosa-asam asetat glasial dan jenis pelarut pada proses pencetakan membran. Tujuan penelitian ini adalah 1) mengetahui pengaruh perbandingan selulosa dan asam asetat glasial terhadap karakterisasi dalam proses pembuatan membran selulosa asetat dan 2) mengetahui pengaruh jenis pelarut yang digunakan untuk pembuatan membran selulosa asetat. Penelitian bersifat eksperimental laboratorium. Tahapan dalam penelitian ini terdiri dari 1) tahap delignifikasi 2) tahap asetilasi dan hidrolisis 3) penentuan karakterisasi dan 4) pencetakan membran selulosa asetat dengan variasi jenis pelarut. Selulosa diperoleh dari proses delignifikasi limbah kertas. Pada tahap asetilasi dilakukan variasi perbandingan massa selulosa dan volume asam asetat glasial yaitu 1 g 16 mL dan 1 g 32 mL. Penentuan karakterisasi meliputi kadar air kadar asetil analisis FT-IR dan analisis SEM. Variasi jenis pelarut yang digunakan adalah aseton dan diklorometana. Selain itu juga ditambahkan PEG dalam pelarut sebagai pendukung pembentukan membran selulosa asetat. Hasil penelitian adalah 1) karakterisasi pembuatan membran selulosa asetat dengan perbandingan 1 g 16 mL dan 1 g 32 mL meliputi kadar air selulosa pada masing-masing perbandingan diperoleh 4 55% dan 6 27% dan kadar asetil dari selulosa asetat diperoleh 41 59% dan 48 59%. Analisis FT-IR dari selulosa asetat hasil reaksi asetilasi pada kedua perbandingan menunjukkan adanya pita serapan gugus C O pada ester dan gugus asetil. Analisis SEM menunjukkan serat kertas sudah tidak terlihat dan pori-pori pada membran dengan perbandingan 1 g 16 mL terlihat lebih banyak dibandingkan membran perbandingan 1 g 32 mL 2) Pengaruh variasi jenis pelarut menghasilkan membran selulosa asetat yang kering tidak rapuh dan dalam proses pengeringannya membutuhkan waktu yang tidak sama.


Informasi Detail
DDC
Rs 661.802 NAT p
Prodi
Universitas Negeri Malang. Program Studi Kimia, 2013.
Deskripsi Fisik
xiii, 71 lembar : il., tab. ; 30 cm
Bahasa
Indonesia
No Reg
03731/KI/13
Edisi
Skripsi (Sarjana). Universitas Negeri Malang, 2013
Subjek
1. SELULOSA ASETAT
Pembimbing
1. H. Mahmudi ; 2. Neena Zakia
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik