Skripsi
Pengembangan video pembelajaran Seni Budaya tari Topeng Patih untuk siswa kelas VII SMP Negeri 23 Malang / Bagus Gilang Pramana
Abstrak
Pramana Bagus Gilang. 2013. Pengembangan Video Pembelajaran Seni Budaya Tari Topeng Patih untuk Siswa Kelas VII SMP Negeri 23 Malang. Skripsi Jurusan Teknologi Pendidikan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dr. Sihkabuden M.Pd (II) Dr. Agus Wedi M.Pd Kata Kunci Media video pembelajaran Tari Topeng Patih 12288 12288 12288 12288 12288 Penggunaan media dapat membantu guru dalam menyampaikan materi pelajaran karena pada dasarnya dapat meberikan minat dan motivasi belajar siswa. Salah satu elemen media pembelajaran yang menjadi perhatian yaitu media video dimana didalam video tersebut terdapat serangkaian kegiatan serta tahapan sehingga siapapun dapat mengikuti dan mempraktikkan secara langsung. Hal yang menjadi landasan dari pengembangan video pembelajaran ini yaitu perlunya media pembelajaran yang dapat membantu kerja guru dalam proses pembelajaran yang dibutuhkan siswa di SMP Negeri 23 Malang dalam mempelajari materi dan meningkatkan hasil belajarnya. 12288 12288 12288 12288 12288 Tujuan dari pengembangan yaitu untuk menghasilkan suatu produk video pembelajaran yang layak dan valid sebagai sumber belajar yang efektif serta mampu meningkatkan hasil belajar siswa dalam mata pelajaran Seni Budaya materi mengapresiasikan karya seni tari daerah setempat (tari topeng patih). 12288 12288 12288 12288 12288 Penelitian ini adalah penelitan pengembangan yang menggunakan model Sadiman yang secara garis besar dapat dijabarkan sebagai berikut seperti (1) analisis kebutuhan (2) analisis tujuan (3) pengembangan materi pembelajaran (4) perumusan alat pengukur keberhasilan (5) menyusun naskah media (6) produksi (7) validasi (8) revisi dan penyempurnaan. Instrumen pengumpulan data dalam penelitian ini adalah berupa angket validasi pada Ahli media Ahli Materi dan Audiens serta tes hasil belajar. Jenis data yang diperoleh berupa data kualitatif dan data kuantitatif. Data kuantitatif berpa angka-angka dari angket tes hasil belajar data kualitatif berupa tanggapan kritik dari validator dan siswa. 12288 12288 12288 12288 12288 Media ini divalidasi oleh ahli media sebanyak satu orang dan ahli materi sebanyak satu orang serta mengetahui pemanfaatan hasil belajar oleh audiens sebanyak 30 orang. Setelah dianalisis hasil validasi dari media video pembelajaran ini dinyatakan valid dengan hasil perhitungan ahli media 81% dengan saran sebagai berikut (a) Variasi Shot (Camera angel Camera movements) (b) Durasi total (terasa terlalu panjang). Ahli materi 91% dengan saran sebagai berikut (a) Menghias animasi slidenya (urutan gerakan animasi) (b) Gambar panduan tahapan menari. Validasi perseorangan 81 2% validasi kelompok kecil 83 7% validasi kelompok besar/klasikal 86 7% dengan saran sebagai berikut (a) Sebaiknya aksesorisnya ditambahin supaya lebih menarik (b) Sebaiknya videonya ditingkatkan lagi (c) Suaranya nggak terdengar sebaiknya membawa speaker sendiri ya. Dari saran-saran diatas pengembang melakukan revisi pada video pembelajaran tersebut adapun hal-hal yang direvisi antara lain (a) Menyelaraskan antara warna text dengan video (b) Memperbesar audio pada video tersebut (c) Memberikan variasi bingkai pada additional video yang terletak pada pojok kanan atas dan pojok kiri atas pada video utama. Dari data kuantitatif yang diperoleh dari validasi ahli media ahli materi dan siswa/audiens menunjukan bahwa media video pembelajaran ini layak digunakan sebagai media pembelajaran di kelas. Pada hasil belajar memperoleh hasil skor rata-rata siswa sebanyak 84 6 % dimana seluruh siswa mengalami peningkatan dalam hasil belajarnya. Hal ini menunjukan bahwa media video pembelajaran ini memberikan efek yang cukup positif dalam peningkatan hasil belajar dan dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran interaktif ini cukup efektif digunakan dalam proses pembelajaran dikelas khususnya pada mata pelajaran Seni Budaya materi mengapresiasikan karya seni tari daerah setempat (tari topeng patih).