Skripsi
Pengaruh efektifitas penilaian kinerja dan motivasi terhadap komitmen organisasi melalui kepuasan kerja / Arfiyan Firmansyah
Abstrak
Firmansyah Arfiyan. 2011. Pengaruh Efektifitas Penilaian Kinerja dan Motivasi terhadap Komitmen Organisasi melalui Kepuasan Kerja (Studi Kasus Karyawan Bottom Line Di PG. Wonolangan Probolinggo). Skripsi Jurusan Manajemen Program Studi S1 Manajemen Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Drs. Mohammad Arief M.Si (II) Hj. Madziatul Churiyah S.Pd. M.M. Kata Kunci Efektifitas Penilaian Kinerja Motivasi Kepuasan Kerja dan Komitmen Organisasi 12288 12288 12288 12288 Organisasi yang selalu berkembang merupakan dambaan semua orang. Pemerintah maupun swasta mengharapkan organisasinya tumbuh dan berkembang dengan baik sebab dunia terus berkembang. Untuk mengelola tenaga kerja atau karyawan dalam perusahaan tidaklah mudah karena setiap karyawan memiliki karakteristik yang berbeda-beda. Sesuai dengan pemikiran tersebut yang menjadi prioritas utama adalah pemberian motivasi kepada setiap karyawan. Salah satu komponen sumber daya manusia adalah karyawan bottom line. Pada perusahaan industri gula jumlah karyawan bottom line relatif lebih banyak dari lainnya. Mereka banyak yang berpendidikan maksimal sekolah menengah atas dan terlibat langsung secara fisik dengan proses produksi. Kepuasan kerja dan motivasi kerja karyawan bottom line mempunyai andil cukup besar terhadap produktifitas dan efesiensi produksi. 12288 12288 12288 12288 Tujuan penelitian analisis jalur ini adalah untuk menemukan pengaruh langsung dan tidak langsung pada variabel efektifitas penilaian kinerja motivasi kepuasan kerja dan komitmen organisasi. 12288 12288 12288 12288 Penelitian dilaksanakan di PG. Wonolangan-Probolinggo pada bulan November 2011. Populasi dalam penelitian ini adalah karyawan bottom line golongan IA-IID yang berjumlah 172 orang. Sedangkan sampel yang diambil sebanyak 120 orang. Penelitian ini mempunyai dua variabel bebas yaitu Efektifitas Penilaian Kinerja (X1) dan Motivasi (X2) sebuah variabel intervening yaitu Kepuasan Kerja (Z) dan variabel terikat yaitu komitmen organisasi (Y). Data yang diperoleh dengan menggunakan beberapa cara antara lain angket atau kuesioner wawancara atau interview dokumentasi dan observasi. Instrumen penelitian ini menggunakan item-item dari penelitian terdahulu. Sedangkan untuk uji validitas dan reliabilitas dilakukan untuk menguji validitas dan reliabilitas data yang didapatkan. Untuk memberikan hasil yang sesuai dengan kriteria BLUE (Best Linier Unbiased Estimator) maka dalam penelitian ini juga dilakukan uji asumsi klasik. Analisis data yang dipakai adalah analisis jalur (path analysis). 12288 12288 12288 12288 Hasil dalam penelitian ini menunjukkan bahwa 7 hipotesis alternatif yang diajukan adalah diterima Hasil pengaruh langsung diperoleh 946 2 -0 370 untuk efektifitas penilaian kinerja terhadap kepuasan kerja 946 3 0 221 untuk Motivasi terhadap kepuasan kerja 946 5 0 218 untuk Kepuasan kerja terhadap komitmen organisasi Efektifitas penilaian kinerja tidak memberikan pengaruh langsung yang signifikan terhadap komitmen organisasi 946 4 0 613 untuk Motivasi terhadap komitmen organisasi sedangkan untuk pengaruh tidak langsung yang antara efektifitas penilaian kinerja terhadap komitmen organisasi melalui kepuasan kerja( 946 -0 080) dan pengaruh tidak langsung antara motivasi terhadap komitmen organisasi melalui kepuasan kerja( 946 0 746). 12288 12288 12288 12288 Berdasarkan hasil analisis dalam penelitian ini maka dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut (1)efektifitas penilaian kinerja memberikan pengaruh langsung yang signifikan negatif terhadap kepuasan kerja pada karyawan bottom line PG. Wonolangan-Probolinggo.(2)motivasi memberikan pengaruh langsung yang signifikan positif terhadap kepuasan kerja pada karyawan bottom line PG. Wonolangan-Probolinggo.(3)kepuasan kerja memberikan pengaruh langsung yang signifikan positif terhadap komitmen organisasi pada karyawan bottom line PG. Wonolangan-Probolinggo.(4) efektifitas penilaian kinerja tidak memberikan pengaruh langsung yang signifikan positif terhadap komitmen organisasi pada karyawan bottom line PG. Wonolangan-Probolinggo.(5) motivasi memberikan pengaruh langsung yang signifikan positif terhadap komitmen organisasi pada karyawan bottom line PG. Wonolangan-Probolinggo.(6) terdapat pengaruh yang tidak langsung yang signifikan antara efektifitas penilaian kinerja terhadap komitmen organisasi melalui kepuasan kerja pada karyawan bottom line PG. Wonolangan-Probolinggo.(7) terdapat pengaruh yang tidak langsung yang signifikan antara motivasi terhadap komitmen organisasi melalui kepuasan kerja pada karyawan bottom line PG. Wonolangan-Probolinggo. Saran bagi PG. Wonolangan-Probolinggo sebaiknya lebih memperhatikan lagi faktor-faktor yang berkaitan dengan efektifitas penilaian kinerja dan motivasi karyawannya. Karena menurut hasil penelitian diketahui bahwa efektifitas penilaian kinerja memiliki pengaruh negatif terhadap kepuasan kerja sedangkan motivasi memiliki pengaruh positif terhadap kepuasan kerja. Sehingga apabila faktor-faktor efektifitas penilaian kinerja mudah dipahami dan motivasi intrinsik ditingkatkan maka akan menambah nilai komitmen organisasi. Untuk penilitan selanjutnya peneliti menyarankan subyek penelitian coba diarahkan ke karyawan non operasional atau middle management. Selain mengganti subyek penelitiaannya penelitian selanjutnya juga bisa mencoba untuk mengganti obyek penelitian coba diarahkan ke perusahaan swasta manufaktur. diharapkan akan mendapatkan gambaran hasil baru yang bisa dipergunakan sebagai bahan perbandingan dengan hasil yang diperoleh dari perusahaan BUMN seperti PG. Wonolangan-Probolinggo.