Tugas Akhir
Penerapan sulam pita pada busana pesta anak berbahan sarung / Aneke Widyari Putri
Abstrak
Putri Aneke Widyari. 2013. Penerapan Sulam Pita pada Busana Pesta Anak Berbahan Sarung. Tugas Akhir Teknologi Industri Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I )Dra. Sri Eko Puji Rahayu M.Si (II) Dra. Agus Hery Supadmi Irianti M.Pd. Kata Kunci Sulam Pita Busana Pesta Anak Sarung 12288 12288 12288 12288 Seiring dengan perkembangan jaman yang di ikuti dengan kemajuan teknologi mendorong manusia untuk mengembangkan diri dan tampil menarik terutama di dunia fashion. Mode busana yang berkembang tidak hanya untuk satu jenis busana saja melainkan berbagai jenis busana dapat dan selalu berubah-ubah menurut irama/ritme perkembangan busana di dunia. Salah satunya busana pesta termasuk mode yang paling cepat berubah. Perubahan mode dapat dilihat dari material busananya garis/siluet warna motif dan sebagainya. Salah satunya adalah sarung sarung adalah kain yang dijahit bagian sisinya saja berbentuk segi panjang. Sarung biasanya hanya digunakan oleh para pria saat sholat pengajian atau pakaian sehari-hari. Agar Sarung tidak dianggap material busana yang dibuat untuk sholat penulis mencoba merubah anggapan masyarakat dengan cara membuat busana pesta berbahan sarung. Busana pesta yang penulis buat merupakan perpaduan antara celana panjang dan blus lengan panjang yang terbuat dari material sarung dikombinasi dengan bahan taffeta. Di pilihnya bahan taffeta karena taffeta memiliki karakteristik yang hampir sama dengan sarung Makasar yaitu tipis lembut dan berkilau. Mode untuk pembuatan busana pesta kali ini berupa celana panjang motif kotak-kotak yang dipadu dengan blouse double sleeve (lengan licin dan lengan tulip) dan model gelembung pada bagian rok. 12288 12288 12288 12288 Langkah awal yang dilakukan penulis pada saat menyulam adalah menmbuat desain busana pesta desain sketsa sulaman pita desain produksi 1 dan 2 menyiapkan alat dan bahan serta langkah pembuatan sulam pita pada busana pesta anak. Pertama membuat pola sulaman dikertas pola menjiplak pola keselembar kain menempel pelapis pada kain dan menyulam pita pada bahan taffeta. Tusuk hias yang digunakan oleh penulis adalah tusuk Stem Stitch Leaf Stitch Spider Web Rose dan French Knot. Perawatan dan pemeliharaan harus diperhatikan karena berpengaruh terhadap kualitas busana. Busana pesta dengan sulam pita yang berbahan sarung pada saat dicuci tidak perlu proses perendaman dikucekringan dan menggunakan deterjen biasa. Saat pengeringan sebaiknya di angin-angikan disimpan ditempat yang kering diberi kapur barus. 12288 12288 12288 12288 Kesimpulan dari penerapan sulam pita pada pembuatan busana pesta anak mengalami kesulitan karena bahan yang digunakan mempunyai serat rapat dan mudah rusak khususnya pada tusuk French Knot maka pada saat menarik pita harus pelan-pelan agar tidak merusak serat kain. Hasil pembuatan hiasan sulam pita kurang rapi karena masih ada kerutan pada bagian sisi blouse yang dihias. Hal ini disebabkan bidang yang disulam sudah dilapisi oleh interlining sehinggatenunankainmenjadirapat. Oleh sebab itu disarankan untuk tidak memasang interlining setelah disulam.