Skripsi
Pengaruh variasi bentonit pada pasir cetak Malang terhadap kerataan permukaan hasil coran dan cacat coran logam aluminium / Yudi Irwanto
Abstrak
Irwanto Yudi. 2013. Pengaruh Variasi Bentonit pada Pasir Cetak Malang terhadap Kerataan Permukaan Hasil Coran dan Cacat Coran Logam Aluminium. Skripsi Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Drs. H. Putut Murdanto S.T. M.T. (II) Dr. Tuwoso M.P. Kata Kunci Bentonit Kerataan Permukaan Hasil Coran Cacat Coran 12288 12288 12288 Pengecoran merupakan proses meleburkan logam hingga berbentuk cair sampai dengan suhu atau titik lebur tertentu. Dalam pengecoran kualitas hasil coran logam tidak selalu mendapatkan hasil yang baik diakibatkan oleh berbagai hal salah satunya rontok dan retak pada cetakan pasir. Oleh karena itu untuk meningkatkan kualitas hasil coran maka diperlukan upaya untuk mengatasi terjadinya rontok pada rongga cetak dan retak pada cetakan pasir dengan cara mengatur komposisi pasir cetak yang sesuai. Agar proses pengecoran logam menghasilkan kualitas hasil pengecoran yang baik. 12288 12288 12288 12288 Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari variasi kadar air dan bentonit pada pasir cetak Malang terhadap fluiditas hasil coran kerataan permukaan hasil coran dan cacat coran (kualitas hasil coran). Serta untuk meningkatkan kualitas hasil coran dengan meminimalkan penyebab terjadinya cacat coran. 12288 12288 12288 12288 Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian eksperimental. Penelitian ini merupakan penelitian Pre-experimental Design (non design) sebab masih ada kemungkinan variabel luar yang dapat mempengaruhi variabel dependen (terikat). One-Shot Case Study yaitu bentuk penelitian yang terdapat suatu kelompok yang diberi perlakuan (treatment) kemudian diobservasi hasil dari perlakuan tersebut. Pada penelitian ini dilakukan pengujian kerataan permukaan untuk mengetahui penyimpangan dan kerataan permukaan hasil coran. Dan pengujian cacat coran dilakukan dengan menganalisa secara kasat mata terhadap kecacatan pada benda hasil coran dan menganalisa fluiditas hasil coran. Selain itu untuk menganalisa kecacatan pada benda hasil coran dilakukan dengan menggunakan alat yaitu pengujian kekerasan untuk mengetahui kecacatan akibat pembekuan yang tidak seragam atau serentak. Dan juga dilakukan pengujian foto mikro untuk mengetahui kecacatan guratan-guratan pada lapisan luar benda hasil coran. 12288 12288 12288 12288 Berdasarkan hasil penelitian diperoleh data uji fluiditas benda hasil coran yaitu sebagai berikut variasi bentonit 4% secara keseluruhan luasnya bertambah 8.971 (mm3). Variasi bentonit 6% secara keseluruhan luasnya bertambah 6.095(mm3). Variasi bentonit 8% secara keseluruhan luasnya bertambah 5.042 (mm3). Variasi bentonit 10% secara keseluruhan luasnya bertambah 6.860 (mm3). Variasi bentonit 12% secara keseluruhan luasnya bertambah 1.864 (mm3). Dari hasil analisa cacat coran hasil coran mulai mengalami banyak kecacatan pada variasi bentonit 8%. 12288 12288 12288 12288 Dari seluruh data dan analisis data yang telah dilakukan maka dapat disimpulkan bahwa komposisi bentonit dan air mempengaruhi kerataan permukaan hasil coran dan cacat coran. Dan agar hasil coran memiliki kerataan permukaan dan tidak terjadi banyak kecacatan jika menggunakan pasir Malang maka komposisi bentonit tidak boleh lebih dari 8% dan air tidak boleh lebih dari 5%. Sebab jika semakin tinggi prosentase komposisi bentonit dan air maka akan terjadi kecacatan dan penyusutan yang tinggi.