Skripsi
Faktor-faktor yang mempengaruhi persepsi siswa terhadap penggunaan media internet sebagai sumber belajar di Jurusan Tata Busana SMK Negeri 1 Batu / Adibah Susilowati
Abstrak
Susilowati Adibah. 2012. Faktor-faktor yang Mempengaruhi Persepsi Siswa Terhadap Penggunaan Media Internet sebagai Sumber Belajar di Jurusan Tata Busana SMK Negeri 1 Batu. Skripsi jurusan Teknologi Industri Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Anik Dwiastuti S.T. M.T. (II) Dwi Astuti S. A. M.Kes Kata Kunci Faktor-faktor Persepsi Siswa Internet Sumber belajar 12288 12288 12288 12288 SMK merupakan sekolah yang berorientasi pada peningkatan mutu sumber daya manusia yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja dituntut untuk mengembangkan sistem pembelajaran dan informasi yang berbasis IT. Salah satu usaha dalam meningkatkan sistem pembelajaran yang dapat meningkatkan hasil belajar siswa adalah dengan memanfaatkan media internet sebagai sumber belajar. 12288 12288 12288 12288 Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi persepsi siswa terhadap penggunaan media internet sebagai sumber belajar siswa kelas X program keahlian Tata Busana di SMKN 1 Batu. Penelitian ini dilakukan di SMKN 1 Batu pada program keahlian Tata Busana. Rancangan penelitian ini dilakukan dengan survey pada populasi. Populasi penelitia adalah siswa kelas X program keahlian Tata Busana sebanyak 24 siswa. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis menggunakan statistik deskriptif dengan pendekatan kuantitatif yang meliputi analisa frekuensi dan prosentase. 12288 12288 12288 12288 Hasil penelitian mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi persepsi siswa terhadap penggunaan media internet sebagai sumber belajar di jurusan tata busana SMK Negeri 1 Batu dapat disimpulkan sebagai berikut (1) Persepsi dipengaruhi oleh faktor fungsional dan faktor struktural. faktor fungsional adalah faktor-faktor dalam diri individu yang mengadakan persepsi. Seperti kebutuhan suasana emosional kebudayaan perhatian pengalaman. Sedangkan faktor struktural yaitu ketika seseorang mempersepsinya sebagai suatu keseluruhan. (2) Dilihat dari faktor pengalaman gambaran persepsi siswa dalam penggunaan internet sebagai sumber belajar menunjukkan bahwa internet hanya digunakan sebagai sumber belajar yang dimanfaatkan (by utilization) dan tidak digunakan sebagai sumber belajar yang dirancang (by design) yang dipakai dalam pembelajaran formal disekolah. (3) Sedangkan bila dilihat dari faktor kebutuhan kesadaran siswa akan kebutuhan informasi yang dapat diperoleh dengan cepat dan mudah melalui media internet masih tergolong kurang karena kebanyakan masih terpaku dengan pembelajaran secara konvensional yaitu hanya mengikuti pembelajaran dikelas dan membaca buku ataupun hanya menerima penjelasan dari guru saja.(4) Hasil analisis dilihat dari faktor struktural menunjukkan bahwa siswa kurang bisa memanfaatkan media internet dengan baik. Siswa lebih sering menggunakan internet sebagai ajang pertemanan dan hiburan dari pada memanfaatkannya sebagai sumber belajar padahal internet adalah sebuah media yang bersifat interaktif karena media ini terhubungkan dengan jaringan global dunia yang jangkauannya tidak terbatas