Skripsi
Pengaruh kepemilikan manajerial, institusional dan sebaran jumlah pemegang saham terhadap kebijakan hutang perusahaan (studi pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2008-2010) / Indana Devi Yuniarti
Abstrak
Yuniarti Indana Devi. 2013. Pengaruh Kepemilikan Manajerial Institusional dan Sebaran Jumlah Pemegang Saham terhadap Kebijakan Hutang Perusahaan (Studi Pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2008-2010). Skripsi Program S1 Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Dr. Sunaryanto. M.Ed. (2) Triadi Agung Sudarto. S.E. M.Si. Ak Kata Kunci Kepemilikan Manajerial Kepemilikan Institusional Sebaran Jumlah Pemegang Saham dan Kebijakan Hutang 12288 12288 12288 12288 Hutang adalah instrumen yang sangat sensitif terhadap perubahan nilai perusahaan. Semakin tinggi proporsi hutang maka semakin tinggi harga saham namun pada titik tertentu peningkatan hutang akan menurunkan nilai perusahaan karena manfaat yang diperoleh dari penggunaan hutang lebih kecil daripada biaya yang ditimbulkannya. Para pemilik perusahaan lebih suka perusahaan menciptakan hutang pada tingkat tertentu untuk menaikkan nilai perusahaan. Agar harapan para pemilik dapat dicapai perilaku manajer dan komisaris harus dapat dikendalikan melalui keikutsertaan dalam kepemilikan saham perusahaan. Dengan demikian perimbangan kepemilikan menciptakan kehati-hatian para insider dalam mengelola perusahaan. 12288 12288 12288 12288 Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh kepemilikan manajerial institusional dan sebaran jumlah pemegang saham terhadap kebijakan hutang perusahaan pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEI tahun 2008 2010. Penelitian ini menggunakan sampel perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEI tahun 2008 sampai tahun 2010. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling dan diperoleh 15 sampel perusahaan yang memenuhi kriteria-kriteria yang ditentukan. Alat analisis yang digunakan untuk menguji hipotesis dalam penelitian ini adalah regresi linier berganda. 12288 12288 12288 12288 Hasil penelitian secara parsial menunjukkan kepemilikan manajerial dan sebaran jumlah pemegang saham berpengaruh negative terhadap kebijakan hutang. Karena dari analisis data yang dilakukan semakin rendah kepemilikan manajerial dan sebaran jumlah pemegang saham maka kebijakan hutang akan semakin tinggi begitu juga sebaliknya. Sedangkan untuk variabel kepemilikan institusional berpengaruh positif atau tidak mempunyai pengaruh terhadap kebijakan hutang. Saran untuk penelitian selanjutnya sebaiknya meneliti faktor- faktor lain diluar variabel kepemilikan manajerial kepemilikan instusional dan sebaran jumlah pemegang saham sehingga diperoleh cakupan pembahasan yang lebih luas mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi kebijakan hutang. Untuk perusahaan disarankan meningkatkan insider ownership menurut pendekatan ini agency problem bisa dikurangi bila manajer mempunyai kepemilikan saham dalam perusahaan.