Skripsi
Pengembangan paket bimbingan keterampilan kontrol diri bagi siswa sekolah menengah atas / Eka Nugraha Nata Wibawa
Abstrak
Wibawa Eka Nugraha Nata. 2013. Pengembangan Paket Bimbingan Keterampilan Kontrol Diri Bagi Siswa Sekolah Menengah Atas. Skripsi Jurusan Bimbingan Konseling Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Drs. H.Widada M.Si. (II) Drs. Djoko Budi Santoso. Kata kunci paket bimbingan keterampilan kontrol diri siswa SMA. 12288 12288 12288 12288 Siswa SMA sebagai kelompok usia remaja tidak lepas dari fenomena yang terjadi pada setiap remaja. Siswa SMA termasuk dalam kategori remaja yang rentan mengalami krisis identitas. Krisis identitas pada saat-saat tertentu sering kali menimbulkan ketidakstabilan emosi cemas bingung dan merasa tidak bahagia yang berakibat timbulnya perilaku disfungsional. Problem perilaku disfungsional yang dialami remaja ini bila tidak segera dipecahkan akan menghambat remaja dalam melakukan penyesuaian dengan lingkungan sosial dan juga dengan dirinya sendiri. Konselor perlu memberikan bimbingan keterampilan kontrol diri untuk mencegah perilaku disfungsional karena keterampilan kontrol diri bukanlah sesuatu yang dimiliki secara alami oleh individu melainkan merupakan sesuatu yang dipelajari. 12288 12288 12288 12288 Tujuan pengembangan paket bimbingan keterampilan kontrol diri adalah untuk menghasilkan Paket Bimbingan Keterampilan Kontrol Diri bagi Siswa SMA yang layak tepat berguna dan menarik. Produk yang dihasilkan dari pengembangan ini adalah Paket Bimbingan Keterampilan Kontrol Diri yang terdiri atas (1) panduan Paket Bimbingan Keterampilan Kontrol Diri untuk konselor (2) materi Paket Bimbingan Keterampilan Kontrol Diri untuk siswa yang terdiri atas tiga topik yaitu (I) Hakikat Kontrol Diri (II) Perilaku Disfungsional yang terdiri atas (a) Depresi dan (b) Agresi (III) Pencegahan Perilaku Disfungsional yang terdiri atas (a) Terapi Kognitif dan terapi perilaku (b) Pengaturan diri (self regulation). Paket ini disusun dengan menggunakan model pembelajaran bimbingan kelompok. 12288 12288 12288 12288 Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang menggunakan langkah-langkah pengembangan dari Borg Gall (1983) yang terdiri atas tahap perencanaan tahap pengembangan produk dan tahap uji coba. Subyek uji coba adalah ahli yaitu ahli bimbingan dan konseling ahli bahasa dan ahli media dan uji calon pengguna produk yaitu konselor. Data dikumpulkan melalui format uji ahli dan uji calon pengguna berupa skala penilaian data yang diperoleh adalah data kuantitatif dan kualitatif. Data kuantitatif dianalisis dengan menggunakan analisis rerata dan data kualitatif dianalisis dengan menggunakan analisis deskriptif. 12288 12288 12288 12288 Berdasarkan penilaian ahli BK Paket Bimbingan Keterampilan Kontrol Diri bagi Siswa SMA ini sangat berguna dengan rerata 3 6. Dilihat dari aspek kelayakan paket ini layak dengan rerata 2 7. Dari aspek ketepatan paket ini sangat tepat dengan rerata 3 2. Adapun aspek kemenarikan paket ini menarik dengan rerata 3 sedangkan menurut ahli Bahasa Paket Bimbingan Keterampilan Kontrol Diri bagi Siswa SMA sangat tepat dilihat dari kejelasan kesesuaian hubungan kalimat satu dengan yang lain dan bahasa yang digunakan untuk siswa dengan rerata 3 5. Berdasarkan ahli media dilihat dari aspek kegunaan paket ini sangat berguna dengan rerata 3 2 aspek kelayakan paket ini layak dengan rerata 2 7 aspek ketepatan paket ini tepat dengan rerata 3 dan aspek kemenarikan paket ini menarik dengan rerata 3. Berdasarkan uji calon pengguna (konselor) dilihat dari aspek kegunaan paket ini sangat berguna dengan rerata 3 5 aspek kelayakan paket ini sangat layak dengan rerata 3 3 aspek ketepatan paket ini sangat tepat dengan rerata ta 3 3 dan aspek kemenarikan paket ini sangat menarik dengan rerata 3 4. 12288 12288 12288 12288 Berdasarkan hasil penelitian tersebut saran yang diberikan adalah (1) konselor harus memahami prosedur bimbingan dan materi bimbingan agar siswa dapat mencapai tujuan bimbingan yang dikehendaki (2) konselor harus kreatif dalam mengatur waktu karena mengingat minimnya jam tatap muka (3) bagi peneliti selanjutnya dapat melakukan uji efektivitas paket bimbingan keterampilan kontrol diri untuk mengetahui keefektivitasan dan kelayakan penerapan paket bimbingan keterampilan kontrol diri dengan menggunakan ekperimen semu dan (4) paket bimbingan keterampilankontrol diri ini dikembangkan dengan melakukan penelitihan di SMA Negeri 3 Blitar sehingga apabila dilakukan untuk SMA lain maka perlu dilakukan penyesuaian-penyesuaian dengan menganalisis kembali kebutuhan siswa terhadap paket bimbingan keterampilan kontrol diri.