UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Skripsi

Identifikasi bakteri indigen penghasil protease ekstraseluler melalui analisis gen pengkode 16S rRNA / Nurma Sulistyani

Sulistyani, Nurma - Nama Orang;

Abstrak
Sulistyani N. 2013. Identifikasi Bakteri Indigen Penghasil Protease Ekstraseluler melalui Analisis Gen Pengkode 16S rRNA. Skripsi Jurusan Kimia Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dr. Suharti S. Pd. M. Si (II) Eli Hendrik Sanjaya S. Si. M.Si. Kata Kunci Protease identifikasi molekuler 16S rRNA dan filogenetik. Pada penelitian sebelumnya telah berhasil diisolasi bakteri indigen penghasil protease dari air yang disebut isolat NS. Uji fenotip menunjukkan bahwa isolat tersebut adalahAeromonas hydrophila. Untuk menentukan spesies bakteri tersebut secara lebih akurat perlu dilakukan analisis urutan gen pengkode 16S rRNA. Penelitian ini dimulai dengan tahap awal yaitu isolasi DNA dari sel dan hasil isolasi DNA dianalisis dengan menggunakan Spektrofotometer NanoDrop. Fragmen DNA gen pengkode 16S rRNA selanjutnya diperbanyak menggunakan primer 63F-1387R dan 536F-1392R yang masing-masing mampu memperbanyak fragmen dengan ukuran 1300 bp dan 900 bp. Proses ini dilakukan melalui beberapa tahapan yang dimulai dengan denaturasi awal pada 94 8451 selama 5 menit dilanjutkan dengan 30 siklus yang meliputi 3 tahapan yaitudenaturation pada 94 8451 selama 1 menit annealing pada 50 8451 selama 1 menit dan extention pada 72 8451 selama 2 menit dan diakhiri dengan final extention pada 72 8451 selama 10 menit. Hasil PCRdianalisis menggunakan elektroforesis selanjutnya sekuensing menggunakan ABI PRISM 310 Genetik Analyzer. Urutan basa nukleotida yang diperoleh dianalisis menggunakan program BLAST pada bank data di situs NCBI. Penentuan kekerabatan dengan bakteri laindilakukan menggunakan program clustalX ver 2.0.12. Penyusunan pohon filogenetik dilakukan melalui program MEGA ver. 5.03 dengan metode statistik Neighbor-Joining Tree dengan model p-distance tingkat 1000 boostrap. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil isolasi DNA berisi 1759 3 ng/ 956 L. Hasil PCR menunjukkan adanya pita tunggal dengan ukuran sekitar 900 bp. Hasil sekuensing fragmen tersebutmenghasilkan sekuen sebesar 726 bp.Analisis bioinformatika menggunakan program BLAST menunjukkan bahwa isolat NS memiliki tingkat identitas maksimum sebesar 87% dengan Pseudomonas stutzeri. Hasil ini menunjukkan bahwa isolat tersebut bukan merupakan Aeromonas hydrophila namun juga bukan merupakan Pseudomonas stutzerikarena tingkat similaritasnya kurang dari 97%. Dengan demikian dapat diduga bahwa isolat NS merupakan spesies baru sehingga perlu penelitian lanjutan dengan mensekuensing seluruh gen pengkode 16S rRNA isolat NS.


Informasi Detail
DDC
Rs 574.1925 SUL i
Prodi
Universitas Negeri Malang. Program Studi Pendidikan Kimia, 2013.
Deskripsi Fisik
ix, 102 lembar : il., tab. ; 30 cm
Bahasa
Indonesia
No Reg
04720/KI/13
Edisi
Skripsi (Sarjana)-- Universitas Negeri Malang, 2013
Subjek
1. BAKTERI INDIGEN - IDENTIFIKASI
Pembimbing
1. Suharti ; 2. Eli Hendrik Sanjaya
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik