Tugas Akhir
Perencanaan arsitektur Kelurahan Balearjosari di Arjosari Kota Malang / Mochammad Rizky Fadillah
Abstrak
Fadilah Mochamad Rizky. 2011. Perencanaan Arsitektur Kelurahan Balearjosari Kota Malang. Tugas Akhir Program D3 Teknik Sipil Dan Bangunan Universitas Negeri Malang. Pembimbing Hanni Elitasari Mahaputri S.T M.T. Kata Kunci Analisa Bangunan Analisa Tapak Gambar Bangunan dan Rencana Anggaran Biaya Bangunan. Untuk menunjang pelayanan terhadap masyarakat dibutuhkan fungsi ruangan yang efektif dan tidak membingungkan sehingga pelayanan pada masyarakat menjadi mudah dan lancar maka diperlukan perencanaan arsitektur mengenai desain ruang fungsional pada bangunan. Untuk itu dalam merencanakan diperlukan tahapan dalam merencanakan antara lain (1) Analisis Fungsi Bangunan (2) Analisis Penggunaan Bangunan (3) Analisis Aktifitas Bangunan Analisis Struktur (4) Analisis Bahan Bangunan (5) Analisis Sistem Utilitas. Perencanaan dibagi menjadi 3 (tiga) fungsi ruang yaitu (1) fungsi primer untuk bangunan melayani masyarakat wilayah Balearjosari (2) fungsi sekunder untuk mendukung kegiatan utama (pelayanan) (3) fungsi penunjang untuk terlaksananya semua kegiatan yang ada di Kelurahan Balearjosari. Untuk aktivitas dari bangunan yang direncanakan dapat disimpulkan sirkulasi yang cocok dan dapat diterapkan adalah sirkulasi linier dimana dalam pelayanan masyarakat tidak dibingungkan dalam proses tahapan kepengurusan ijin atau keperluan lainnya. Berdasarkan Lokasi bangunan yang ditinjau untuk akses pintu masuk dan keluar direncanakan berdasarkan topografi dari lokasi view bangunan dan akses sirkulasi yang paling baik arah dari bangunan menghadap ke timur. Sehingga bangunan berhadapan langsung dengan penghubung jalan utama dan view dari bangunan akan lebih tampak dan mudah dikenali masyarakat. Berdasarkan struktur bangunan rencana digunakan struktur bangunan rendah untuk bangunan rendah jumlah lantai yg diijinkan antara 2 (dua) sampai 3 (tiga) lantai.Sehingga dari semua analisa dapat diwujudkan menjadi gambar bangunan yang direncanakan spesifikasi teknis bangunan dan rencana anggaran biaya. Berdasarkan hasil perencanaan disimpulkan bahwa (1) perencanaan bangunan yang mempunyai fungsi ruang sesuai dengan penghuni menambah kinerja pelayanan masyarakat. (2) Masyarakat menjadi mudah mengenali alur pelayanan kelurahan berdasarkan perencanaan penempatan ruang dari bangunan bersumber dari diagram alur pelayanan.(3) Mengetahui jumlah biaya yang dibutuhkan untuk membuat bangunan yang direncanakan sehingga pengelolaan anggaran biaya bangunan dapat direncanakan.