Tesis
Partisipasi dunia industri dalam pelaksanaan Praktek Kerja Industri (Prakerin) bagi siswa sekolah menengah kejuruan di Kota Malang / Misto Supriadi
Abstrak
Supriadi Misto. 2013. Partisipasi Dunia Industri dalam Pelaksanaan Praktik Kerja Industri (Prakerin) bagi Siswa Sekolah Menengah Kejuruan di Kota Malang.Tesis Progran Studi Pendidikan Kejuruan Program Pascasarjana Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Prof. Dr. Haris A. Syafruddie (II) Drs. Maftuchin Romlie M.Pd Kata Kunci Partisipasi Dunia Usaha dan Dunia Industri Pendidikan Sistem Ganda Prakerin. Berbagai upaya peningkatan mutu pendidikan telah banyak dilakukan tetapi masih dihadapkan berbagai permasalahan. Salah satu permasalahan yang paling krusial adalah rendahnya mutu pendidikan. Salah satu faktor penyebab permasalahan tersebut yakni minimnya peran serta masyarakat dalam menentukan kebijakan sekolah. Dunia pendidikan Indonesia saat ini setidaknya menghadapi empat tantangan besar yang kompleks. Pertama tantangan untuk meningkatkan nilai tambah (added value). Kedua tantangan untuk melakukan pengkajian secara komprehensif dan mendalam terhadap terjadinya transformasi (perubahan) struktur masyarakat dari masyarakat agraris ke masyarakat industri yang menguasai teknologi dan informasi sehingga berimplikasi pada tuntutan dan pengembangan sumber daya manusia (SDM). Ketiga tantangan dalam persaingan global yang semakin ketat yaitu bagaimana meningkatkan daya saing bangsa dalam meningkatkan karya-karya yang bermutu dan mampu bersaing sebagai hasil penguasaan ilmu pengetahuan teknologi dan seni (IPTEKS). Keempat munculnya kolonialisme baru di bidang iptek dan ekonomi menggantikan kolonialisme politik. Penelitian ini memiliki tiga tujuan. Pertama mengetahui partisipasi dunia industri dalam persiapan program Prakerin. Kedua mengetahui partisipasi dunia industri dalam pelaksanaan program Prakerin. Ketiga mengetahui partisipasi dunia industri dalam kegiatan evaluasi program Prakerin. Rancangan penelitian ini menggunakan deskriptif kuantitatif. Subyek dalam penelitian ini adalah siswa SMK di kota Malang dengan jumlah sampel 156. Secara random data penelitian dikumpulkan melalui angket. Dari analisis data diperoleh tiga hasil penelitian. Pertama perencanaan program Praktik Kerja Industri menunjukkan mean sebesar 36 25 yang berarti kecenderungan persepsi siswa di atas rerata ideal yaitu 30 00 sebagai norma pembanding. Kedua pelaksanaan program Praktik Kerja Industri menunjukkan mean sebesar 74 04 yang berarti kecenderungan persepsi siswa di atas rerata ideal yaitu 60 00 sebagai norma pembanding. Ketiga evaluasi program Praktik Kerja Industri menunjukan mean sebesar 15 39 yang berarti kecenderungan persepsi siswa di atas rerata ideal yaitu 12 00 sebagai norma pembanding. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh tiga saran. Pertama pihak DU/DI dan sekolah diharapkan dapat mempertahankan kerjasama yang sudah berjalan dengan baik. Kedua Bagi pembimbing dan pendamping industri perlu meningkatkan intensitas bimbingan karena peserta prakerin masih kurang memiliki kemandirian. Ketiga perlu memberikan penekanan pada penguasaan keterampilan yang relevan dengan perkembangan teknologi di dunia kerja. Sekolah juga perlu memberikan penekanan pada masalah budaya kerja yang berlaku pada instansi pemerintah maupun swasta.