Skripsi
Pengembangan kamus digital bergambar berbasis Swishmax sebagai media pengayaan kosakata bahasa Arab di kelas 5 Madrasah Ibtidaiyah / Rahmadhanti Dwi Apsari
Abstrak
Apsari Rahmadhanti Dwi. 2013. Pengembangan Kamus Digital Bergambar Berbasis Swishmax Sebagai Media Pengayaan Kosakata Bahasa Arab di Kelas 5 MI. Skripsi Jurusan Sastra Arab Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Prof. Drs. Muhaiban (2) Dr. Ahmad Munjin Nasih S.Pd. M.Ag. Kata kunci Kamus Digital Bergambar Kosakata Bahasa Arab MI Perkembangan teknologi yang pesat dapat memacu munculnya berbagai inovasi teknologi pembelajaran dan multimedia. Dalam bidang pembelajaran bahasa Arab kehadiran media pembelajaran dan multimedia yang relevan dengan perkembangan teknologi banyak membantu tugas guru dalam mencapai tujuan pembelajaran. Multimedia berbasis swishmax adalah salah satu software yang bisa dikembangkan menjadi kamus digital bergambar yang akan membantu guru dan siswa mengatasi kesulitan-kesulitan belajar dalam hal pengayaan kosakata bahasa Arab. Multimedia adalah gabungan antara teks grafik gambar statis animasi film dan suara. Multimedia secara potensial akan mendukung pembelajaran yang ada di sekolah. Ariasdi (2009) mengatakan bahwa menurut hasil penelitian yang dilakukan oleh Francis M. Dwyer pada umumnya manusia dapat mengingat pesan yang disampaikan melalui tulisan sebesar 10% pesan audio 10% visual 30% dan apabila ditambah dengan melakukan maka akan mencapai 80%. Berdasarkan penelitian tersebut dibuatlah kamus digital bergambar berbasis swishmax sebagai media pengayaan kosakata bahasa Arab di Kelas 5 MI. Tujuan penelitian ini adalah (1) menghasilkan produk kamus digital bergambar berbasis swishmax sebagai media pengayaan kosa kata bahasa Arab di kelas 5 Madrasah Ibtidaiyah dan (2) mendeskripsikan kelayakan kamus digital bergambar berbasis swishmax sebagai media pengayaan kosa kata bahasa Arab di kelas 5 Madrasah Ibtidaiyah. Model pengembangan yang digunakan pada penelitian ini adalah modifikasi model pengembangan R D milik Borg and Gall dengan langkah-langkah dari Sugiyono. Langkah-langkah penelitian pengembangan media kamus ini adalah sebagai berikut (1) studi pendahuluan (2) desain produk (3) pengembangan produk (4) validasi ahli dan uji coba produk (5) revisi produk akhir pengembangan kamus digital bergambar berbasis swishmax sebagai media pengayaan kosakata bahasa Arab di Kelas 5 MI. Penelitian ini menghasilkan produk berupa kamus digital bergambar berbasis swishmax sebagai media pengayaan kosakata bahasa Arab di kelas 5 MI yang telah divalidasi. Produk kamus tersebut disusun secara tematik berdasarkan materi pembelajaran di buku teks dan buku lembar kerja siswa (LKS) bahasa Arab sesuai kurikulum yang digunakan di kelas 5 MI. Berdasarkan hasil validasi uji ahli media diketahui bahwa kamus digital bergambar cukup valid dan validasi ahli materi juga cukup valid. Sedangkan dari hasil uji coba lapangan oleh guru produk kamus digital bergambar ini valid dan hasil uji coba lapangan oleh siswa juga menyatakan bahwa produk ini valid. Dengan demikian kamus digital bergambar berbasis swishmax sebagai media pengayaan kosakata bahasa Arab di kelas 5 MI ini dinyatakan layak untuk digunakan. Namun untuk menyempurnakan media ini pengembang merevisi produk berdasarkan saran ahli media dan ahli materi. Setelah melalui tahap validasi media validasi materi penilaian oleh guru dan penilaian oleh peserta didik dapat dikatakan kamus digital bergambar berbasis swishmax ini layak digunakan dan dapat meningkatkan minat peserta didik dalam belajar bahasa Arab.