UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Skripsi

Hubungan Ruang Terbuka Hijau (RTH) dengan suhu dan kelembapan dalam kajian iklim mikro di Kota Malang / Heni Masruroh

Masruroh, Heni - Nama Orang;

Abstrak
Masruroh Heni. 2013. Hubungan Ruang Terbuka Hijau (RTH) dengan Suhu dan Kelembapan dalam Kajian Iklim Mikro di Kota Malang. Skripsi Jurusan Pendidikan Geografi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Prof. Dr. Sumarmi M. Pd (2) Drs. Dwiyono Hari Utomo M. Pd M.Si Kata Kunci Ruang Terbuka Hijau Iklim Mikro Suhu Kelembapan Penelitian ini dilatarbelakangi oleh peningkatan suhu di Kota Malang yang semakin hari semakin meningkat. Terjadinya peningkatan suhu ini salah satunya disebabkan oleh pertumbuhan jumlah penduduk yang tinggal di Kota Malang. Meningkatnya jumlah penduduk ini berdampak pada menurunnya kualitas lingkungan hidup yang mengakibatkan terjadinya perubahan iklim mikro terutama peningkatan suhu dan penurunan kelembapan udara. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) apakah terdapat hubungan kondisi Ruang Terbuka Hijau (RTH) terhadap suhu dan kelembapan dalam kajian iklim mikro di Kota Malang. Penelitian ini termasuk dalam penelitian kuantitatif. Sampel penelitian ini sebanyak 30 titik sampel Ruang Terbuka Hijau (RTH) yang berada di Kota Malang. Jenis Ruang Terbuka Hijau (RTH) yang diambil dari 30 titik sampel berupa Hutan Taman Kota dan Lapangan. Teknik pengumpulan data adalah observasi dan dokumentasi. Analisis data menggunakan analisis korelasi menggunakan SPSS 16.0 for windows. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Berdasarkan hasil pengukuran suhu selama 2 hari diperoleh data bahwa suhu rata-rata di Kota Malang sebesar 27.90C. Rata-rata suhu terendah berada di Taman Slamet yaitu sebesar 26.70C sedangkan rata-rata suhu tertinggi berada di Lapangan Gajayana yaitu sebesar 28.70C Analisis korelasi suhu menggunakan SPSS menunjukkan hasil yang signifikan. Berdasarkan hasil pengukuran kelembapan udara selama 2 hari diperoleh data bahwa kelembapan udara rata-rata di Kota Malang sebesar 45%. Kelembapan rata-rata terendah berada di Lapangan Rampal yaitu 41% sedangkan rata-rata kelembapan tertinggi berada di Taman Slamet yaitu sebesar 55%. Analisis korelasi kelembapan menggunakan SPSS menunjukkan hasil yang signifikan Berdasarkan hasil penelitian disarankan hal-hal sebagai berikut (1) Perlunya pengelolahan RTH secara lebih serius untuk mengurangi peningkatan suhu udara di Kota Malang. (2) Pengelolahan RTH sebaiknya tidak hanya memperhatikan luasnya tetapi yang terpenting memaksimalkan RTH yang tersedia dengan memperbanyak pohon disertai tanaman perdu dan rumput sehingga dapat mengurangi peningkatan suhu udara di Kota Malang.


Informasi Detail
DDC
Rs 551.525 MAS h
Prodi
Universitas Negeri Malang. Program Studi Pendidikan Geografi, 2013.
Deskripsi Fisik
ix, 88 lembar : il., tab. ; 30 cm
Bahasa
Indonesia
No Reg
04989/KI/13
Edisi
Skripsi (Sarjana). Universitas Negeri Malang, 2013
Subjek
1. SUHU UDARA
2. KELEMBABAN UDARA

Pembimbing
1. Sumarmi ; 2. Dwiyono Hari Utomo
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik