Tugas Akhir
Penggunaan cumi-cumi (Loligo) sebagai bahan utama pembuatan abon / Hesty Rizky Arina
Abstrak
Arina Hesty Rizky. 2013. Penggunaan Cumi-cumi (Loligo) sebagai Bahan Utama Pembuatan Abon. Tugas Akhir. Program Studi D3 Tata Boga Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dr. Titi Mutiara Kiranawati M.P (II) Dra. Nunung Nurjanah M.Kes. Kata Kunci Penggunaan Abon Cumi-cumi Abon merupakan salah satu olahan dengan daya awet tinggi dan merupakan salah satu produk siap konsumsi yang aman bagi konsumen. Cumi-cumi sebagai salah satu sumber protein yang tinggi masih terbatas proses pengawetannya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan formulasi abon cumi-cumi mengetahui kesukaan penelis terhadap rasa warna dan tekstur abon cumi-cumi. Uji coba pembuatan abon cumi-cumi dilakukan sebanyak dua kali. Uji coba pertama cumi-cumi diolah menggunakan teknik pengolahan panggang dan uji coba kedua digunakan teknik pengolahan cumi-cumi kukus. Berdasarkan hasil uji coba formula abon cumi-cumi diperoleh teknik pengolahan kukus sebagai teknik pengolahan cumi-cumi yang kemudian dilakukan uji kesukaan. Panelis terdiri dari 30 orang panelis agak terlatih yaitu mahasiswa S1 Tata Boga angkatan 2011. Penelitian terhadap produk dilakukan dengan cara memberikan sampel produk yang diilanjutkan uji kesukaan. Bentuk instrumen analisis uji kesukaan menggunakan analisis deskriptif. Hasil uji hedonik yang dilakukan persentase tertinggi pada rasa abon cumi-cumi adalah 26 7% panelis menyatakan agak tidak menyukai. Uji kesukaan tertinggi pada warna abon cumi-cumi adalah 36 8% panelis menyatakan agak menyukai. Uji kesukaan tertinggi tekstur abon cumi-cumi adalah 30% panelis menyatakan biasa saja. Formula resep abon yang digunakan yaitu dengan penggunaan gula merah 200 gram gula putih 100 gram dan santan 300 ml sehingga menghasilkan produk abon cumi-cumi yang manis. Pada pembuatan abon cumi-cumi disarankan menggunakan gula putih saja dan proses akhir akhir digoreng untuk mendapatkan abon yang kering.