Skripsi
Pengembangan modul pembelajaran mata pelajaran produktif pada standar kompetensi menggabungkan fotografi digital dalam sajian multimedia kelas X Jurusan Multimedia di SMKN 7 Jember / Nia Witantiningsih
Abstrak
Witantiningsih Nia. 2013. Pengembangan Modul Pembelajaran Mata Pelajaran Produktif Pada Standar Kompetensi Menggabungkan Fotografi Digital ke Dalam Sajian Multimedia Kelas X Jurusan Multimedia di SMKN 7 Jember. Proposal Skripsi. S1 Pendidikan Teknik Informatika. Jurusan Teknik Elektro. Fakultas Teknik. Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Drs. Sujono M.T. (2) Triyanna Widyaningtyas S.T. M.T. Kata Kunci modul ajar mata pelajaran produktif pembelajaran Pada pembelajaran teori di kelas X Jurusan Multimedia SMKN 7 Jember belum pernah menggunakan modul sebagai acuan belajar siswa. Selama ini guru mencari materi dari berbagai sumber yang disesuaikan dengan silabus yang ada hal tersebut dilakukan karena keterbatasan media pembelajaran pada kelas X Jurusan Multimedia mata pelajaran produktif pada standar kompetensi mengabung kan fotografi digital dalam sajian multimedia. Dalam hal ini siswa diharapkan dapat belajar mandiri dengan bantuan suatu media yang sesuai dengan materi yang diajarkan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan siswa. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mengembangkan modul pembelajaran dan menguji kelayakan media pembelajaran berupa modul ajar pada mata pelajaran produktif standar kompetensi menggabungkan fotografi digital ke dalam sajian multimedia pada kelas X Jurusan Multimedia di SMKN 7 Jember. Pengembangan modul ini menggunakan Metode Penelitian dan Pengembangan Sugiyono dengan 10 langkah pengembangan yaitu (1) Potensi dan Masalah (2) Pengumpulan Data (3) Desain Produk (4) Validasi Desain (5) Revisi Desain (6) Ujicoba Produk (7) Revisi Produk (8) Ujicoba Pemakaian (9) Revisi Produk dan (10) Produksi Massal. Untuk analisis data uji validitas menggunakan teknik Akbar Sa dun dengan menghitung hasil validasi ahli media ahli materi ujicoba kelas kecil dan ujicoba kelas besar. Media pembelajaran yang dikembangkan berupa modul yang terdiri dari dua bagian yaitu modul guru dan modul siswa dimana pada masing-masing modul memiliki jobsheet sebagai acuan praktikum siswa. Kunci jawab dan rubrik penilaian hanya terdapat pada modul guru. Dari hasil validasi diperoleh data akhir sebesar 86.85% untuk ahli media 94.35% untuk ahli materi 84.05% untuk hasil Uji-coba produk pada siswa dan 85.62% dari hasil Uji-coba lapangan. Hasil rata-rata yang diperoleh dari keseluruhan 86.96%. dari data tersebut dapat ditarik kesimpulan bahwa modul pembelajaran yang dikembangkan sangat valid (layak dan baik) untuk digunakan.