Skripsi
Korelasi antara kompetensi keahlian dengan kesiapan menghadapi dunia kerja pada siswa kelas XII Program Keahlian TKJ, RPL, Multimedia, DKV, dan Animasi di SMKN 1 Boyolangu Tulungagung / Lativa Hartiningtyas
Abstrak
Hartiningtyas Lativa. 2013. Korelasi antara Kompetensi Keahlian dengan Kesiapan Menghadapi Dunia Kerja pada Siswa Kelas XII Program Keahlian TKJ RPL Multimedia DKV dan Animasi di SMK N 1 Boyolangu Tulungagung. Skripsi Jurusan Teknik Elektro Program Studi S1 Pendidikan Teknik Informatika Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Drs. Sujono M.T. (2) Heru Wahyu Herwanto S.T. M.Kom. Kata Kunci kompetensi keahlian kesiapan menghadapi dunia kerja Pada umumnya siswa lulusan Sekolah Menengah Pertama (SMP) memutuskan untuk melanjutkan ke Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Hal ini karena berorientasi untuk siap kerja setelah lulus dari SMK. Lulusan SMP yang melanjutkan ke SMK biasanya tidak bertujuan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi sehingga mereka memilih melanjutkan pendidikan ke SMK dengan harapan memiliki keterampilan khusus setelah lulus dari sekolah menengah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara kompetensi keahlian (X) dan kesiapan dalam menghadapi dunia kerja (Y) pada siswa kelas XII SMK Program Keahlian RPL TKJ Multimedia DKV dan Animasi di SMK Negeri 1 Boyolangu Tulungagung dan untuk mendeskripsikan masing-masing variabel tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan rancangan deskriptif yang bersifat korelasional. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa SMK Kelas XII Program Keahlian TKJ RPL Multimedia DKV dan Animasi yang berjumlah 271 siswa. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive random sampling dengan jumlah responden 117 siswa. Metode pengumpulan data menggunakan metode angket dan dokumentasi. Metode angket digunakan untuk variabel kesiapan dalam menghadapi dunia kerja sedangkan metode dokumentasi digunakan untuk variabel kompetensi keahlian. Analisis data dilakukan dengan menggunakan analisis regresi linier sederhana. Hasil penelitian (1) nilai kompetensi keahlian masuk dalam kategori sangat tinggi yaitu seluruh siswa sebanyak 117 siswa (100%) (2) kesiapan menghadapi dunia kerja masuk dalam kategori sangat tinggi sebanyak 26 siswa (22 22%) memiliki kesiapan tinggi sebanyak 89 siswa (76 07%) dan sisanya yaitu 2 siswa memiliki kesiapan yang cukup (1 71%) (3) Ada hubungan yang positif dan signifikan antara variabel kompetensi keahlian (X) dengan variabel kesiapan menghadapi dunia kerja (Y) dengan nilai rxy 0 566 dengan nilai phitung