Skripsi
Visualisasi barongan pada pertunjukan jaranan di Kediri / Diah Ayu Kurniawati
Abstrak
Kurniawati Diah Ayu. 2013. Visualisasi Barongan pada Pertunjukan Jaranan di Kediri. Skripsi Jurusan Seni dan Desain Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dra. Ida Siti Herawati A M.Pd (II) Drs. AAG. Rai Arimbawa M.Sn. Kata Kunci Analisa Bentuk Barongan Jaranan Kediri Barongan merupakan salah satu produk kesenian daerah Kediri yang saat ini sedang diupayakan pelestariannya. Barongan merupakan kesenian unik dan menarik karena keindahan bentuk dan nilai magis yang ada di dalamnya. Barongan memiliki bentuk yang beraneka ragam keanekaragaman tersebut disebabkan oleh adanya kultur yang berbeda di tempat barongan dibuat di daerah Kediri. Untuk itu perlu dikaji visualisasi barongan pada pertunjukan jaranan di Kediri. Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan (1) Mendeskripsikan bentuk visual barongan (2) Mendeskripsikan organisasi estetik yang terdapat pada barongan (3) Mendeskripsikan prinsip organisasi estetik yang ada di dalam barongan yang ada di Kediri. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi secara langsung terhadap bentuk barongan di empat paguyuban jaranan di Kediri dan satu di Festival Barongan Kediri. Analisis data dilakungan dengan tahap diskripsi analisis formal interpretasi dan pemutusan. Pengecekan keabsahan temuan dilakukan dengan cara menghubungkan data hasil observasi terhadap barongan dengan landasan teori. Dari penelitian yang telah dilaksanakan diperoleh hasil (1) Barongan pada pertunjukan jaranan yang ada di Kediri memiliki struktur bentuk yang terdiri dari muka dan jamang. Muka barongan memiliki bentuk dasar segi tiga/bulat mata plelengan alis blarak sinegar dengan variasi melengkung dan tertarik ke arah atas pada ujungnya hidung terongan/gandhikan/panggotan mulut mrenges dengan taring yang panjang kumis kucing anjlog jenggot kepelan dan godeg ngeladak kuda dengan variasi ujung berbentuk sulur tunggal/sulur menumpuk. Jamang merupakan ragam hias kepala yang berisi motif-motif hias seperti nogo njegog (ragam hias wajib) kala/gajah/meander sebagai ragam hias utama. (2) Organisasi estetik yang menonjol dalam struktur barongan tersebut adalah warna warnanya cenderung kepada warna-warna kontras dengan perpaduan yang serasi dan organisasi estetik yang lain berupa titik garis dan bidang yang membentuk ragam hias. (3) Prinsip organisasi estetik berupa prinsip keselarasan yang dicapai dengan perulangan bentuk ragam hias prinsip keseimbangan yang cenderung pada keseimbangan formal/simetris prinsip kesebandingan yang dicapai dengan penyesuaian ukuran bentuk ragam hias dan ukuran struktur muka barongan prinsip ritme dicapai dengan perulangan bentuk ragam hias yang berbeda ukuran dan prinsip kevariasian/emphasis tercipta dari tekstur dan muka barongan dan kevariasian ragam hias. Berdasarkan hasil penelitian ini diharapkan barongan bisa menjadi sebuah wawasan budaya Kediri dan dapat dijadikan bahan pembelajaran kesenian di sekolah seperti bahan pembelajaran gambar bentuk motif hias dan penerapannya.