Skripsi
Studi karakter morfologi, pola distribusi, dan preferensi mikrohabitat katak pohon emas (philautus aurifasciatus) di Taman Hutan Raya Raden Soejo / Hana Putra Wicesa
Abstrak
Wicesa Hana Putra. 2013. Studi Karakter Morfologi Pola Distribusi dan Preferensi Mikrohabitat Katak Pohon Emas (Philautus aurifasciatus) di Taman Hutan Raya Raden Soerjo. Skripsi Jurusan Biologi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dr. Ibrohim M.Si. (II) Sofia Ery Rahayu S.Pd. M.Si. Kata Kunci Morfologi Distribusi Mikrohabitat Katak Pohon Emas Taman Hutan Raya Raden Soerjo Taman Hutan Raya Raden Soerjo (Tahura R. Soerjo) merupakan salah satu kawasan konservasi Indonesia yang terletak di Provinsi Jawa Timur dan menjadi taman hutan raya terbesar di Pulau Jawa. Tahura R. Soerjo memiliki beberapa kawasan obyek wisata dan konservasi yaitu Daerah Cangar Watu Ondo dan Lemahbang yang dilalui oleh aliran Sungai Kromong. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui karakter morfologi pola distribusi dan preferensi mikrohabitat katak pohon emas mengingat status kawasan dan potensi punahnya spesies ini. Penelitian ini bersifat deskriptif eksploratif dan dilakukan pada bulan Maret-Mei 2013. Pengambilan spesimen dilakukan saat malam hari mulai pukul 19.00-24.00 WIB di dua tempat yaitu Hutan Cangar dan Hutan Lemahbang. Metode pengambilan data yang digunakan adalah Visual Encountering Surveys (VES) pada Sampling Kuadrat dalam Transek yaitu transek sepanjang 100 m dan dibagi menjadi 5 plot berukuran 20 m x 20 m. Transek diletakkan di area hutan yang dekat dengan Sungai Kromong. Karakter morfologi yang ditunjukkan katak dari Daerah Cangar dan Lemahbang berdasarkan corak warna kulit dan tekstur kulit tidak berbeda nyata sedangkan berdasarkan morfometri menunjukkan bahwa panjang Snout-Vent Lenght (SVL) katak dari Daerah Cangar dan Lemahbang memiliki perbedaan dengan nilai rerata yaitu 2 10 cm dan 1 63 cm. Pola distribusi katak pohon emas dari kedua daerah menunjukkan hasil yang sama yaitu cenderung mengelompok dengan nilai Indeks Dispersi Morisita (Id) daerah Cangar sebesar 1 68 dan Id daerah Lemahbang sebesar 1 44. Preferensi mikrohabitat berdasarkan pengukuran dan penilaian terhadap jarak individu terhadap sungai ketinggian posisi individu terhadap tanah jenis vegetasi suhu udara kelembaban udara suhu tanah dan pH tanah menunjukkan bahwa pengaruh tiap parameter terhadap preferensi mikrohabitat katak pohon emas di kedua daerah hampir sama besar. Vegetasi yang dominan digunakan oleh katak pohon emas di kedua daerah adalah Dypsis lutescens Pteris sp. dan Pandanus furcatus.