Skripsi
Pengembangan modul kepariwisataan sebagai penunjang matakuliah tourismus di Jurusan Sastra Jerman Universitas Negeri Malang / Raistamala Nediasani
Abstrak
Nediasani Raistamala. 2013. Pengembangan Modul Kepariwisataan Sebagai Penunjang Matakuliah Tourismus di Jurusan Sastra Jerman Universitas Negeri Malang. Skripsi. Program Studi Pendidikan Bahasa Jerman. Jurusan Sastra Jerman Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Iwa Sobara S.Pd. M.A. (II) Drs. Tiksno Widyatmoko M.A. Kata Kunci pengembangan modul matakuliah Tourismus 12288 12288 12288 12288 Modul adalah suatu paket bahan ajar yang memuat satu unit kompetensi dasar atau beberapa kompetensi dasar yang disusun secara sistematis operasional dan terarah serta mampu membuat peserta didik lebih aktif untuk belajar mandiri. Berdasarkan observasi yang dilakukan sebelum pengembangan diketahui bahwa belum ada bahan ajar yang menunjang proses belajar mengajar pada matakuliah Tourismus di Jurusan Sastra Jerman Universitas Negeri Malang. 12288 12288 12288 12288 Pengembangan ini bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar dalam bentuk modul kepariwisataan. Dengan adanya produk ini diharapkan dapat membantu mahasiswa selama proses perkuliahan berlangsung serta dapat membantu mahasiswa dalam melakukan Praktik Kerja Lapangan (PKL). Pengembangan ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan model pengembangan hasil adaptasi dari model Borg Gall (1983). Prosedur dilakukan melalui empat langkah yaitu research informating collecting and planning (penelitian pengumpulan informasi dan perencanaan) developing preliminary form of product (pengembangan bentuk awal produk) field testing (uji coba produk) dan final product revising (revisi produk). Sumber data yang digunakan adalah hasil angket dari ahli grafis tiga ahli materi dan 23 mahasiswa yang telah menempuh matakuliah Tourismus dan Praktik Kerja Lapangan (PKL). 12288 12288 12288 12288 Hasil angket validasi dan angket uji coba disajikan dalam bentuk prosentase. Menurut ahli grafis modul kepariwisataan ini sudah valid dengan prosentase 96%. Sementara itu ahli materi 1 berpendapat bahwa modul cukup valid dengan prosentase sebesar 76 75% ahli materi 2 sebesar 83 7% dan ahli materi 3 sebesar 81 8%. Mahasiswa berpendapat bahwa modul valid dengan prosentase 81%. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa modul dapat digunakan untuk perkuliahan Tourimus dengan beberapa revisi.