Skripsi
Film dokumenter benda peninggalan di Padepokan Mbah Djoego Kabupaten Blitar / Mirna Rokhmah Sari
Abstrak
Sari Mirna Rokhmah. 2013. Film Dokumenter Benda Peninggalan Di Padepokan Mbah Djoego Kabupaten Blitar. Skripsi Program Studi S1 Desain Komunikasi Visual Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Drs. Sarjono M. Sn (II) Rudi Irawanto S. Pd M. Sn. Kata Kunci Film Dokumenter Mbah Djoego Padepokan Mbah Djoego terletak di Desa Sanggrahan Jugo Kecamatan Kesamben Kabupaten Blitar. Mbah Djoego atau Kyai Zakaria II keturunan petinggi Mataram Kartasura abad XVIII yang bermukim di Daerah Sanggarahan Jugo dan dimakamkan di lereng Gunung Kawi. Mbah Djoego meninggalkan benda bersejarah di padepokan Mbah Djoego yang sampai saat ini terawat. Benda peninggalan Mbah Djoego sangat berarti dan memiliki makna tersendiri. Perancangan film dokumenter ini menggunakan tiga langkah yang ditempuh yakni pra produksi produksi dan pasca produksi langkah ini merupakan langkah yang lazim disebut dengan standard operation procedure (SOP). Langkah pra-produksi adalah langkah yang menyiapkan ide konsep dan riset. Produksi meliputi tahapan-tahapan mengambil gambar baik video maupun foto. Pasca-produksi merupakan tahapan editing baik editing offline maupun online dan mixing setelah proses pasca-produksi selesai film dokumenter telah siap. Perancangan menghasilkan film dokumenter berdasarkan moment acara yang sedang berlangsung. Hasil perancanga film dengan format DVD berdurasi 15 menit memaksimalkan suara dubbing karena membantu para audiens memahami alur cerita. Diharapkan film ini menjadi contoh motivasi yang muncul dari pembuat film maupun pencinta film untuk mengangkat isu sejarah khususnya dalam menginformasikan secara faktual dan dapat meluruskan isu-isu negative dari suatu persepsi masyarakat yang salah