Skripsi
Pengembangan modul pembelajaran seni budaya dan keterampilan kompetensi membuat benda permainan yang digerakkan dengan tali untuk siswa SD kelas V / Purnomo Eko Saputro
Abstrak
Saputro Purnomo Eko. 2013. Pengembangan Modul Pembelajaran Kompetensi Membuat Benda Permainan yang Digerakkan Tali untuk Siswa SD Kelas V. Skripsi Jurusan Seni dan Desain Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dr. Moeljadi Pranata M.Pd (II) Drs. Andi Harisman Kata Kunci Pengembangan modul SBK Benda Permainan Seni Budaya dan Ketrampilan pada SD khususnya merupakan mata pelajaran yang memberikan kesempatan kepada siswa untuk terlibat dalam berbagai pengalaman apresiasi maupun berekpresi untuk menghasilkan suatu produk berupa benda nyata yang bermanfaat langsung bagi kehidupan siswa. Materi berekspresi membuat benda permianan perlu dikembangkan untuk siswa Sekolah Dasar. Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan menghasilkan produk berupa modul pembelajaran dengan kompetensi Membuat Benda Permainan yang Digerakkan dengan Tali untuk siswa SD Kelas V dan mengetahui kelayakan modul hasil pengembangan digunakan sebagai salah satu bahan ajar untuk siswa SD Kelas V terhadap ketrampilan membuat benda Permainan. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan metode penelitian dan pengembangan 5D dari Moeljadi Pranata (2009). Adapun langkah-langkah dari peneliti untuk pengembangan bahan ajar Membuat Benda Permainan yang Digerakkan Tali. adalah sebagai berikut (1) Define (a) identifikasi masalah (b) analisis kebutuhan (c) analisis tugas. (2) Data. (a) data lapangan (b) data referensi (c) analisis-sintesis data. (3) Design (a) perancangan produk (b) pengembangan instrumen validasi dan ujicoba. (4) Develop (a) Validasi (dua orang ahli media dua orang ahli materi.) (b) Revisi (c) Ujicoba (ujicoba kelompok kecil di SDN Arjosari 1 Malang. (5) Desseminate (a) penulisan laporan (b) penulisan artikel. Hasil evaluasi dan nilai rata-rata dari ahli media adalah 80% yang berarti hasil pengembangan baik sehingga dapat digunakan. Dari hasil evaluasi dan nilai rata-rata ahli materi adalah 81% yang berarti hasil pengembangan baik sehingga dapat digunakan. Kemudian hasil nilai rata-rata dari uji coba kelompok kecil adalah 84% yang berarti baik sehingga produk pengembangan dapat digunakan. Kekuatan dari modul ini adalah materi yang yang disajikan spesifik tentang cara merancang dan membuat benda permainan yang digerakkan dengan tali dan bahan ajar modul hasil dari pengembangan ini telah layak untuk digunakan adanya lembar kegiatan apresiasi dan ekspresi berkarya yang melatih kepekaan seni siswa. Kelemahan modul ini hanya dikembangkan berdasarkan analisis kebutuhan di SD Arjosari 1 Malang modul merupakan bahan ajar mandiri sehingga siswa tidak bisa saling bertukar pendapat dalam forum pembelajaran di dalam kelas.