Skripsi
Pengembangan panduan keterampilan sosial dengan teknik sosiodrama untuk siswa kelas III / Ria Setiawati
Abstrak
Setiawati Ria. 2013. Pengembangan Panduan Keterampilan Sosial dengan Teknik Sosiodram untuk Siswa Kelas III. Skripsi Jurusan Bimbingan dan Konseling Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dra. Elia Flurentin M.Pd (II) Drs. Hariadi Kusumo M.Pd. Kata kunci sosiodrama keterampilan sosial siswa SD Pada hakikatnya manusia adalah makhluk sosial yang tidak dapat hidup sendiri tanpa orang lain. Hakikat manusia sebagai makhluk sosial menuntut manusia untuk dapat bersosialisasi dengan lingkungan sekitar yang memiliki aturan dan norma masing-masing. Untuk dapat menjalani kehidupan sebagai makhluk sosial dan dapat diterima oleh lingkungan manusia harus memiliki keterampilan sosial dalam bergaul. Keterampilan sosial merupakan keterampilan yang harus dimiliki seseorang yang hubungannya dengan orang lain agar dapat diterima dengan baik oleh lingkungan. Keterampilan sosial tidak bisa begitu saja dikuasai tanpa adanya latihan sejak dini. Masa anak mulai matang adalah usia 9 atau 10 tahun yang setara dengan siswa kelas III sehingga di masa ini anak akan lebih mudah mempelajari keterampilan sosial yang menjadi bekal mereka untuk hidup dalam lingkungan sosial. Dari hal tersebut maka dikembangkan suatu panduan keterampilan sosial dengan teknik sosiodrama untuk siswa kelas III SD. Tujuan dari penelitian pengembangan ini adalah menghasilkan produk berupa Panduan Keterampilan Sosial dengan Teknik Sosiodrama Untuk Siswa Kelas 3 di SDN Purwoasri 01 Kabupaten Malang yang dapat digunakan oleh konselor atau guru dalam memberikan layanan bimbingan kepada siswa sehingga siswa memiliki keterampilan sosial. Dalam pengembangan ini peneliti menggunakan model pengembangan (Research and Development) Borg dan Gall. Tahapan yang digunakan adalah 1) menentukan masalah dan potensi penelitian 2) mengumpulkan data 3) mendesai produk 3) penilain uji ahli 4) perbaikan atau revisi produk 5) uji coba produk 6) uji coba pemakaian dan 7) revisi produk akhir. Produk yang dikembangkan telah melewati beberapa uji ahli yaitu uji ahli bimbingan dan konseling serta uji ahli drama. Dari hasil uji ahli bimbingan dan konseling secara kuantitatif rerata akhir keseluruhan dari format penilaian uji ahli BK menunjukkan sko r3 1 artinya adalah penilain terhadap produk sangat layak. Dari hasil uji ahli drama secara kuantitatif hasil rerata akhir menunjukkan skor 3 2 yang artinya skenario tersebut sangat layak. Selanjutnya uji calon pengguna produk dan uji kelompok kecil yaitu siswa kelas III SDN Purwoasri 01. Berdasarkan hasil uji coba tersebut diperoleh hasil produk panduan keterampilan sosial dengan teknik sosiodrama untuk siswa kelas III SDN Purwoasri 01 Kabupaten Malang. Berdasarkan hasil diperoleh maka pengguna produk perlu mempelajari lebih dalam isi produk agar bisa kegiatan bimbingan dapat berjalan dengan baik. Bagi peneliti selanjutnya produk ini dapat digunakan untuk penelitian dalam menilai efektivitas produk.