Skripsi
Pengaruh metode latihan terbimbing dan penggunaan media audio visual terhadap hasil belajar siswa pada kompetensi keahlian sistem starter dan pengisian untuk siswa kelas XI Teknik Kendaraan Ringan di SMK PGRI Singosari / Ma\'mum Ro\'is
Abstrak
Ro is Ma mum. 2013. Pengaruh Metode Latihan Terbimbing dan Penggunaan Media Audio Visual Terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Kompetensi Keahlian Sistem Starter dan Pengisian Untuk Siswa Kelas XI Teknik Kendaraan Ringan Di SMK PGRI Singosari. Skripsi Program Studi Pendidikan Teknik Otomotif Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Dr. Syarif Suhartadi M.Pd (II) Drs. Paryono S.T. M.T. Kata Kunci metode latihan terbimbing media audio visual hasil belajar Perkembangan metode pembelajaran di kelas pada saat ini sangat beraneka ragam. Dari berbagai macam metode tersebut yang sering digunakan sebagai variasi dalam mengajar di kelas antara lain ceramah tanya jawab diskusi demonstrasi karya wisata dan sebagainya. Setelah melaksanakan PPL di SMK PGRI Singosari penyusun menemui beberapa masalah seperti rendahnya motivasi belajar siswa kurang aktifnya siswa dalam mengikuti pelajaran di kelas tidak optimalnya proses pembelajaran praktikum di kelas dan kurang tertariknya siswa terhadap suatu mata pelajaran. Berkaitan dengan itu maka diperlukan penelitian eksperimen mengenai penerapan metode di kelas tersebut. Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar antara metode latihan terbimbing dan non latihan terbimbing perbedaan hasil belajar antara penggunaan media audio visual dan non penggunaan media audio visual interaksi antara metode latihan terbimbing dan penggunaan media audio visual. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif untuk menguji hipotesis yang telah disusun. Metode penelitian kuantitatif ini menggunakan rancangan desain faktorial 2x2. Pada rancangan desain ini melibatkan empat kelompok yang terdiri dari dua kelas. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data yaitu berupa tes soal pilihan ganda. Jadi perolehan nilai hasil belajar siswa diketahui dari tes soal pilihan ganda tersebut. Berdasarkan hasil analisis data tersebut diperoleh tiga simpulan hasil penelitian sebagai berikut. Pertama pada penggunaan media audio visual (Y) diperoleh nilai F 36 708 dengan angka signifikansi 0 015 (P 0 05) hal ini berarti hipotesis nol yang menyatakan Tidak ada perbedaan hasil belajar antara penggunaan media audio visual dan non media audio visual ditolak. Dengan perkataan lain ada perbedaan hasil belajar antara penggunaan media audio visual dan non media audio visual . Kedua pada metode latihan terbimbing (X) diperoleh nilai F 98 287 dengan angka signifikansi 0 000 (P 0 05) hal ini berarti hipotesis nol yang menyatakan Tidak ada perbedaan hasil belajar antara metode latihan terbimbing dan non media audio visual ditolak. Dengan perkataan lain ada perbedaan hasil belajar antara metode latihan terbimbing dan non media audio visual . Ketiga pada metode latihan terbimbing (X) dan penggunaan media audio visual (Y) diperoleh nilai F 2.786 dengan angka signifikansi 0 101 (P 0 05) hal ini berarti hipotesis nol yang menyatakan Tidak ada interaksi antara metode latihan terbimbing dengan penggunaan media audio visual terhadap terhadap hasil belajar siswa diterima. Dengan perkataan lain memang tidak ada interaksi antara metode latihan terbimbing dengan penggunaan media audio visual terhadap hasil belajar siswa.