Skripsi
Studi tentang pelatihan berbasis kompetensi (Competence Based Training/CBT) pada sub kejuruan sepeda motor di Unit Pelaksana Teknis Pelatihan Kerja (UPT PK) Singosari Malang / Nike Nur Farida
Abstrak
Farida Nike Nur. 2013. Studi Tentang Pelatihan Berbasis Kompetensi (Competence Based Training/ CBT) pada Sub Kejuruan Sepeda Motor di Unit Pelaksana Teknis Pelatihan Kerja (UPT PK) Singosari Malang . Pembimbing (1). Dr. Syarif Suhartadi M.Pd (II). Drs. Paryono S.T M.T. Kata Kunci Pelatihan Berbasis Kompetensi Perencanaan Pelatihan Pelaksanaan Pelatihan Evaluasi dalam proses pelatihan Jumlah pencari kerja (jobseeker) di Indonesia tidak sebanding dengan jumlah lowongan kerja yang tersedia hingga menimbulkan persaingan antar tenaga kerja yang semakin ketat. Para tenaga kerja dituntut untuk meningkatkan kompetensi kerja untuk memenagkan persaingan tersebut. Berbagai cara juga telah dilakukan pemerintah agar Sumber Daya Manusia meningkat. Salah satu usaha tersebut ialah dengan kegiatan pelatihan. Salah satu tempat pelatihan yang ada di Malang ialah Unit Pelaksana Teknis Pelatihan Kerja (UPT PK) Singosari. Oleh karena itu peneliti tertarik untuk meneliti tentang Pelatihan Berbasis Kompetensi yang ada di UPT PK Singosari. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimanakah proses pelatihan tersebut berlangsung. Mulai dari proses perencanaan pelatihan proses pelatihan itu sendiri dan saat evaluasinya. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan check list dan observasi terstruktur yang isinya berdasarkan pada buku petunjuk teknis Praktek Pengalaman Lapangan (PPL) Teknik Mesin dan materi evaluasi pendidikan. Penelitian ini dilakukan di tempat pelatihan sub kejuruan sepeda motor yang ada di UPT PK Singosari Malang. Hasil Penelitian ini memiliki keragaman hasil ada yang sudah sesuai dan ada yang belum. Untuk aspek penilaian Kesesuaian Unit Kompetensi Elemen Kompetensi dan Alokasi Waktu semua deskriptornya sudah sesuai item media dan sumber pembelajaran terdapat 1 dari 2 deskriptor yang tidak sesuai item Kesesuaian dan Pengembangan Materi yang sudah sesuai semua deskriptornya item Skenario Pembelajaran yang memiliki 2 dari 6 deskriptor yang belum sesuai sedang untuk item Penilaian presentasi deskriptornya sudah sesuai semua. Pada aspek penilaian membuka pelajaran yang presentasi deskriptornya sudah sesuai item penguasaan kompetensi 1 dari 14 deskriptornya masih belum sesuai pada item penelitian tentang penilaian dan refleksi 3 dari 5 deskriptor yang belum sesuai dan item faktor penunjang yang presentasi deskriptornya sudah sesuai. Pada aspek penilaian Non tes (wawancara) yang memiliki 6 dari 17 deskriptor yang masih belum sesuai dan item Tes yang terdiri dari tes subyektif soal pilihan ganda soal bentuk jawaban singkat dan soal tes bentuk perbuatan/ unjk kerja memiliki 13 dari 58 deskriptor yang belum sesuai.