Skripsi
Optimasi novel Austempering terhadap sifat mekanis pada ferro casting ductile untuk pembuatan crankshaft / Karina Permatasari
Abstrak
Permatasari Karina. 2013. Optimasi Novel Austempering Terhadap Sifat Mekanis Pada Ferro Casting Ductile Untuk Pembuatan Crankshaft. Skripsi Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Drs. H. Putut Murdanto S.T. M.T. (II) Drs. Paryono S.T. M.T. Kata Kunci besi cor nodular sifat mekanis kekuatan tarik kekerasan heat treatment conventional heat treatment novel heat treatment Kemajuan teknologi industri otomotif di Indonesia sangat pesat. Besi cor nodular secara umum semakin dibutuhkan di industri otomotif dalam penggunaannya sebagai bahan baku komponen-komponen otomotif. Lingkup penggunaan besi cor nodular ini khususnya dalam bidang otomotif sangatlah luas karena sifat mekanik besi cor nodular menyerupai sifat mekanik baja tetapi besi cor nodular tetap memiliki kekurangan dibanding baja. Oleh sebab itu perlu diadakan penelitian untuk meningkatkan sifat mekanik khususnya kekuatan tarik besi cor nodular. Penelitian ini bertujuan untuk mencari optimasi kekuatan tarik maksimum besi cor nodular dan nilai kekerasan yang melalui proses conventional dan novel heat treatment dan pada suhu berapa kekuatan tarik tertinggi tersebut dicapai. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan variabel bebas suhu austempering dan variasi holding time sedangkan variabel terikatnya adalah kekuatan tarik dan nilai kekerasan. Ada 3 spesimen uji tarik dan 1 spesimen uji kekerasan yang disiapkan untuk raw material yaitu spesimen yang tidak diberi perlakuan panas sebagai data pembanding. Lalu masing- masing 3 buah spesimen uji tarik dan 1 buah spesimen untuk uji kekerasan untuk setiap perlakuan panas. Perlakuan panas yang diberikan ialah conventional heat treatment dengan holding time austempering selama 60 menit dan 120 menit dan novel heat treatment dengan holding time austempering selama 60 menit dan 120 menit. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan diperoleh hasil penelitian sebagai berikut. Untuk besi cor nodular yang melalui proses conventional heat treatment terbesar pada suhu austenit 900OC dan suhu austemper 280OC dengan holding time 120 menit yaitu YS 595 656MPa UTS 927 718MPa 8710 L 13 607%. Untuk besi cor nodular yang melalui proses novel heat treatment terbesar pada suhu austenit 900OC suhu austemper 1 260OC dan suhu austemper 2 280OC dengan holding time 60 menit yaitu YS 630 425MPa UTS 1.030 097 MPa 8710 L 11 667%. Saran untuk penelitian selanjutnya adalah perlu adanya tindak lanjut penelitian dengan berbagai variasi temperatur austempering yang penulis belum lakukan. Serta perlu diadakan pengujian lain untuk mengetahui sifat mekanik bahan melalui pengujian impact dan struktur mikro dan analisis patahan tarik dan impact.