Tugas Akhir
Re-design jembatan komposit pada jembatan Gunung Kawi Kecamatan Wonosari Kabupaten Malang / Andri Rubianto
Abstrak
Rubianto Andri. 2013. Re-Design Jembatan Komposit Pada Jembatan Gunung Kawi Kecamatan Wonosari Kabupaten Malang.Proyek Akhir Program Studi D3 Teknik Sipil dan Bangunan Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang. Pembimbing Drs. Adjib Karjanto S.T. M.T. Kata Kunci Komposit Baja-Beton Penghubung geser dan Pembebanan Pada dasarnya Jembatan Gunung Kawi ini di bangun sebagai sarana transportasi yang menghubungkan dua daerah yaitu daerah Wonosari Sumber Tempur Kecamatan Wonosari Kabupaten Malang. Dengan panjang bentang 16 m dan lebar 5 m. Awalnya jembatan Gunung Kawi ini merupakan jembatan beton konvensional yang menggunakan mutu beton K-225. Kemudian pada proyek akhir ini saya desain ulang menjadi jembatan komposit baja beton dengan mutu beton K-300 serta pelebaran jalan untuk pembangunan trotoar. Tujuannya adalah untuk mengetahui perencanaan perhitungan kekuatan komponen jembatan komposit. Pembebanan dan komponen perhitungannya didasarkan menurut Standar Pembebanan Untuk Jembatan RSNI T-02-2005 dan beberapa peraturan lain. Dalam hal ini dipilihnya jembatan komposit baja beton karena dari pendimensian strukturnya yang relatif langsing dan hemat dan juga karena pada prinsipnya beton kuat menerima tekanan dan baja kuat menerima tarikan. Jembatan ini di rencanakan dengan panjang 16 m dan lebar 8 m yang terdiri dari lebar jalan 5 m dan 2 x 1 5m untuk trotoar. Struktur atas jembatan ini dibuat sistim komposit dari baja dengan beton. Hasil dari perencanaan ini didapatkan penulangan slab menggunakan tulangan 12 - 200 untuk tulangan lentur negatif dan 12 200 untuk tulangan lentur positif untuk railing/sandaran menggunakan tulangan 14 - 50 bagian trotoar menggunakan tulangan 16 - 200. Untuk gelagar induk menggunakan baja profil WF 700 x 300 x 15 x 28 dan diafrgama menggunakan baja profil WF 300 x 200 x 8 x 12. Untuk penghubung geser menggunakan stud connector 7/8 .