UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Tesis

Pengembangan model Group Mentoring Learning (GML) berbasis open ended pada materi barisan dan deret untuk siswa SMA/SMK kelas 10 / Ratna Yulis Tyaningsih

Tyaningsih, Ratna Yulis - Nama Orang;

Abstrak
Tyaningsih R. Y. 2014. Pengembangan Model Group Mentoring Learning (GML) Berbasis Open Ended pada Materi Barisan dan Deret untuk Siswa SMA/SMK Kelas 10. Tesis Program Studi Pendidikan Matematika Pascasarjana Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dr. Cholis Sa dijah M.Pd M.A. (II) Dr. Makbul Muksar M.Si. Kata Kunci Model GML group mentoring Open Ended Barisan dan Deret. Kemampuan berpikir kreatif sangat penting untuk dimiliki siswa dalam menyelesaikan masalah matematik terutama masalah yang berkaitan dengan materi barisan dan deret. Adanya pengembangan model Group Mentoring Learning (GML) Berbasis Open Ended merupakan salah satu usaha untuk mengembangkan kemampuan berpikir kreatif siswa dalam menyelesaikan masalah tentang barisan dan deret. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan. Model pengembangan yang digunakan dalam penelitian pengembangan ini adalah model Plomp yang terdiri dari 5 tahap yaitu (1) investigasi awal (2) perancangan (3) realisasi/konstruksi (4) pengujian evaluasi dan revisi dan (5) implementasi. Produk akhir dalam penelitian ini adalah model GML Berbasis Open Ended beserta petunjuk pelaksanaan model GML yang dikemas dalam satu buku. Model GML Berbasis Open Ended termasuk kelompok model Pengajaran Sosial yang memfokuskan interaksi antarindividu untuk membangun pengetahuan baru. Model ini terdiri dari 6 sintaks yaitu (1) Orientasi (2) Diskusi Kelompok (3) Compare (4) Mentoring (5) Presentasi hasil diskusi dan (6) Evaluasi Pembelajaran. Model ini diujicobakan ke siswa kelas 10 di SMK N 12 Malang. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pada Uji Coba I diperoleh kesimpulan model dan perangkat pembelajaran valid dengan skor 8805 3. Untuk uji kepraktisan model pembelajaran termasuk kategori praktis dengan skor 3 4 tetapi untuk uji keefektifan model belum memenuhi kriteria efektif. Sementara uji kepraktisan pada Uji Coba II diperoleh kesimpulan model termasuk kategori praktis dengan skor 3 656 dan pada uji keefektifan model termasuk kategori efektif. Dengan demikian pada Uji Coba II diperoleh kesimpulan model valid praktis dan efektif. Berdasarkan penelitian pengembangan ini disarankan agar dilakukan pengembangan model untuk materi barisan dan deret atau materi-materi lain yang lebih kreatif inovatif dan efektif dalam mengembangkan kemampuan berpikir kreatif siswa. Model ini juga dapat dijadikan sebagai inspirasi untuk melakukan pengkajian dan pengembangan yang lebih lanjut sehingga diperoleh model sejenis yang lebih baik. Adapun pengembangan yang dilakukan sebaiknya memperhatikan kelemahan-kelemahan model pembelajaran yang sudah ada.


Informasi Detail
DDC
Rt 515.24 TYA p
Prodi
Universitas Negeri Malang. Program Studi Pendidikan Matematika, 2014.
Deskripsi Fisik
xiii, 328 lembar : il., tab. ; 30 cm
Bahasa
Indonesia
No Reg
00893/KI/14
Edisi
Tesis (Pasca Sarjana)-- Universitas Negeri Malang, 2014
Subjek
1. DERET (MATEMATIKA) - MODEL PEMBELAJARAN
2. BARISAN (MATEMATIKA) - MODEL PEMBELAJARAN

Pembimbing
1. Cholis Sa'dijah ; 2. Makbul Muksar
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik