Skripsi
Pelaksanaan pembelajaran bahasa Indonesia pada kelas V di SDK Santa Maria Blitar / Martina Santi Kusuma
Abstrak
Kusuma Martina Santi. 2014. Pelaksanaan Pembelajaran Bahasa Indonesia pada Kelas V di SDK Santa Maria Blitar. Skripsi Jurusan Kependidikan Sekolah Dasar dan Prasekolah Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Drs. H. Suhel Madyono S.Pd M.Pd (II) Prof. Dr. H. M. Zainuddin M.Pd Kata Kunci perencanaan pembelajaran pelaksanaan pembelajaran Pembelajaran Bahasa Indonesia di sekolah dasar bertujuan meningkatkan kemampuan peserta didik untuk berkomunikasi dalam Bahasa Indonesia dengan baik dan benar baik secara lisan maupun tulis serta menumbuhkan apresiasi terhadap hasil karya kesastraan manusia Indonesia. Namun yang terjadi saat ini Bahasa Indonesia lebih banyak diajarkan sebagai ilmu dan bukan sebagai alat komunikasi. Hal ini mengakibatkan pembelajaran Bahasa Indonesia tidak dapat mencapai tujuannya. SDK Santa Maria Blitar adalah salah satu sekolah yang melakukan pembelajaran Bahasa Indonesia dengan melatih siswa untuk menggunakan bahasa Indonesia sebagai alat komunikasi. Untuk kompetensi dasar mendengarkan penjelasan narasumber siswa diajak melakukan kunjungan ke PMI Kota Blitar. Selain belajar mendengarkan penjelasan narasumber kunjungan ke PMI dimanfaatkan pula untuk melatih siswa berani bertanya. Hal ini dapat melatih kemampuan berbicara siswa. Peneliti tertarik untuk menelaah lebih mendalam tentang pelaksanaan pembelajaran Bahasa Indonesia pada kelas V di SDK Santa Maria Blitar. Oleh sebab itu peneliti memfokuskan penelitian untuk mengetahui tentang pemahaman guru dalam melakukan perencanaan dan melaksanakan pembelajaran Bahasa Indonesia. Pendekatan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus deskriptif. Penelitian ini dilaksanakan di SDK Santa Maria Blitar dengan alasan karena sekolah ini melakukan berbagai kegiatan menarik dalam pembelajaran Bahasa Indonesia. Untuk mengumpulkan data peneliti melakukan observasi partisipan dengan cara terlibat dalam kegiatan pembelajaran Bahasa Indonesia yang dilakukan oleh guru. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik observasi wawancara dan studi dokumentasi. Berdasarkan proses pengumpulan dan analisis data didapatkan hasil berikut. Pertama kemampuan guru dalam menyusun rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) sudah baik. Guru menyusun RPP sebelum melakukan kegiatan pembelajaran. Hal ini membuat kegiatan pembelajaran menjadi terarah dan berlangsung secara efektif. Kedua kemampuan guru dalam melaksanakan pembelajaran sudah baik. Guru melakukan kegiatan pembelajaran yang bervariasi untuk mencapai kompetensi dasar yang meliputi aspek mendengarkan berbicara membaca dan menulis. Kemampuan guru dalam mengelola pembelajaran Bahasa Indonesia ini membuat pembelajaran Bahasa Indonesia menjadi menyenangkan dan dapat mencapai tujuan pembelajaran Bahasa Indonesia seperti diamanatkan dalam latar belakang mata pelajaran Bahasa Indonesia di SD/MI yaitu meningkatkan kemampuan peserta didik untuk berkomunikasi dalam Bahasa Indonesia dengan baik dan benar baik secara lisan maupun tulis. Perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran yang dilakukan guru sudah baik namun ada beberapa hal yang perlu diperbaiki guru dalam melakukan perencanaan pembelajaran. Beberapa hal tersebut mengenai (1) perumusan tujuan pembelajaran (2) penulisan materi pelajaran (3) penulisan langkah kegiatan awal dan akhir dan (4) penyusunan kriteria penilaian. Berdasarkan paparan data tersebut peneliti memberikan saran kepada guru adalah untuk (1) merumuskan tujuan pembelajaran yang mencakup unsur ABCD (2) menuliskan butir-butir materi pokok pembelajaran dalam RPP sesuai dengan indikator (3) menuliskan langkah-langkah kegiatan dari kegiatan awal inti dan akhir pembelajaran (4) membuat kriteria penilaian pembelajaran yang terukur dan (5) mempertahankan kreativitasnya dalam melakukan pembelajaran Bahasa Indonesia dan semakin sering melatih siswa mengembangkan keterampilan berkomunikasinya melalui pembelajaran Bahasa Indonesia. Peneliti juga memberikan saran kepada Kepala SDK Santa Maria Blitar untuk mempertahankan dan mengembangkan pelaksanaan pembelajaran Bahasa Indonesia yang aktif dan menyenangkan di kelas V ini untuk diterapkan kelas I sampai dengan kelas VI. Sedangkan kepada peneliti lain peneliti menyarankan untuk melakukan penelitian yang sejenis di daerah lain agar mengetahui lebih jelas tentang pelaksanaan pembelajaran Bahasa Indonesia. Dengan demikian efektivitas pelaksanaan pembelajaran Bahasa Indonesia dapat semakin ditingkatkan.