Tesis
Peningkatan kompetensi menulis puisi siswa kelas XI SMAN 1 Pagak tahun 2011/2012 dengan strategi EKONEK / Teguh Pramono
Abstrak
Pramono Teguh. 2013. Peningkatan Kompetensi Menulis Puisi Siswa Kelas XI SMAN 1 Pagak Tahun 2011/2012 dengan Strategi Ekonek. Tesis. Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia Pascasarjana Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Prof. Dr. Ahmad Rofi uddin M.Pd. (II) Prof. Dr. Sumadi M.Pd. Kata Kunci peningkatan kompetensi menulis puisi strategi Ekonek 12288 12288 12288 12288 Salah satu standar kompetensi kelulusan mata pelajaran Sastra Indonesia pada jenjang SMA Program Bahasa adalah menggunakan berbagai kegiatan menulis untuk mengungkapkan pikiran perasaan informasi dan pengalaman yang menghasilkan berbagai bentuk karya sastra antara lain puisi. Kompetensi menulis puisi kelas XI Program Bahasa SMA Negeri 1 Pagak Kabupaten Malang memiliki persoalan yang harus dipecahkan yaitu rendahnya hasil belajar. Studi pendahuluan menunjukkan rata-rata capaian kompetensi klasikal sebesar 56 14 dari KKM 75. Siswa yang dinyatakan tuntas sebanyak 10 53 % dan siswa yang tidak tuntas sebanyak 89 47%. Rendahnya hasil ini diduga disebabkan oleh penggunaan strategi pembelajaran yang kurang efektif. 12288 12288 12288 12288 PTK ini digunakan untuk meningkatkan kompetensi menulis puisi dengan strategi Ekonek (eksplorasi konstruksi elaborasi dan konfirmasi) pada fase (1) penggalian ide (2) penyusunan ide (3) pengembangan imajinasi diksi tema dan makna majas rima dan irama dan tipografi. Peneliti adalah guru pengajar yang terlibat langsung dalam (1) perencanaan (2) pelaksanaan pembelajaran dengan pemonitoran (3) refleksi dan penyusunan laporan. Penelitian dirancang dalam dua siklus dengan melibatkan guru pengamat sebagai kolaborator. Subjek penelitian sebanyak 20 siswa terdiri atas 3 putra dan 17 putri. Pengumpulan data dilakukan sebelum selama dan setelah pembelajaran dengan teknik observasi wawancara dokumentasi dan tes praktik menulis puisi. Data yang terkumpul dianalisis diklasifikasi dibandingkan dan disimpulkan. 12288 12288 12288 12288 Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kompetensi siswa setelah tindakan. Peningkatan kompetensi ditandai oleh meningkatnya keseriusan keaktifan dan kelancaran siswa dalam penggalian ide penyusunan ide dan pengembangan imajinasi diksi tema dan makna majas rima dan irama dan tipografi pada tahap elaborasi dan tahap konfirmasi. Pada akhir siklus I rata-rata kompetensi aspek penggalian ide sebesar 3 67 meningkat menjadi 6 32 pada siklus II. Ketuntasan klasikal kompetensi aspek penyusunan ide pada siklus I sebesar 94 12% meningkat menjadi 100% pada siklus II. Ketuntasan klasikal kompetensi aspek pengembangan imajinasi diksi tema dan makna majas rima dan irama dan tipografi tahap elaborasi pada siklus I sebesar 83 58% meningkat menjadi 88 99% pada siklus II. Pada tahap konfirmasi ketuntasan klasikal kompetensi aspek pengembangan imajinasi diksi tema dan makna majas rima dan irama dan tipografi mengalami peningkatan dari 88 97% pada siklus I menjadi 93 45% pada siklus II. 12288 12288 12288 12288 Selanjutnya peningkatan kompetensi ditunjukkan oleh rata-rata skor puisi tes awal sebesar 56 14 dan tes akhir 82 02 atau meningkat sebesar 25 88. Peningkatan skor ini berdampak pada peningkatan jumlah siswa yang mencapai KKM yakni sebesar 10 53% pada prasiklus I meningkat menjadi 89 47% pada pascasiklus II. 12288 12288 12288 12288 Berdasarkan temuan penelitian tersebut dikemukakan tiga saran. Pertama guru mata pelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia disarankan menerapkan strategi Ekonek sebagai salah satu alternatif pembelajaran menulis puisi. Kedua agar strategi pembelajaran Ekonek efektif guru hendaknya mengalokasikan waktu yang proporsional pada setiap tahapnya. Ketiga peneliti lain dapat mengembangkan strategi pembelajaran ini dalam penelitian lebih lanjut terutama materi kompetensi menulis sastra pada umumnya.