Skripsi
Kajian bahan ajar membaca dalam buku teks Bahasa Indonesia kelas IV SD ditinjau dari tingkat keterbacaan / Mochammad Lutfi Choirulloh
Abstrak
Choirulloh Mochammad Lutfi. 2014. Kajian Bahan Ajar Membaca dalam Buku Teks Bahasa Indonesia Kelas IV SD Ditinjau dari Tingkat Keterbacaan. Skripsi Jurusan Kependidikan Sekolah Dasar dan Prasekolah Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Drs. Suhel Madyono S.Pd M.Pd (II) Dra. Tri Murti S.Pd M.Pd. Kata kunci bahan ajar buku teks SD keterbacaan 12288 12288 12288 12288 Kajian pustaka ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat keterbacaan bahan ajar membaca pada tataran kata kalimat paragraf dan teks dalam buku teks bahasa Indonesia kelas IV SD.Tingkat keterbacaan diukur menggunakan formula BI (Berbahasa Indonesia). 12288 12288 12288 12288 Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif dan jenis penelitian studi dokumen. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan dokumentasi dan analisis isi. Instrumen yang digunakan berupa kartu pencatat data. 12288 12288 12288 12288 Hasil penelitian pada lima teks yang kaji ditemukan 4 hal yaitu (1) tingkat keterbacaan tataran kata kata tak lazim muncul dengan rata-rata persentase 0 7% dan memiliki tingkat keterbacaan mudah kata abstrak muncul dengan rata-rata persentase 2 1% dan memiliki tingkat keterbacaan mudah kata istilah muncul dengan rata-rata persentase 4 8% dan memiliki tingkat keterbacaan sedang kata penghubung muncul dengan rata-rata persentase 11 2% dan memiliki tingkat keterbacaan sukar kata serapan muncul dengan rata-rata persentase 3 5% dan memiliki tingkat keterbacaan sedang kata majemuk muncul dengan rata-rata persentase 1 6% dan memiliki tingkat keterbacaan mudah (2) tingkat keterbacaan tataran kalimat panjang kalimat menunjukkan rata-rata sebesar 13 kata tiap kalimat dan memiliki tingkat keterbacaan sukar kalimat perluasan muncul dengan rata-rata persentase 91 5% dan memiliki tingkat keterbacaan sedang kalimat majemuk muncul dengan rata-rata persentase 64 6% dan memiliki tingkat keterbacaan sukar kalimat berpolisemi muncul dengan rata-rata persentase 1 7% dan memiliki tingkat keterbacaan mudah kalimat pasif muncul dengan rata-rata persentase 32 9% dan memiliki tingkat keterbacaan sukar (3) tingkat keterbacaan tataran paragraf jumlah paragraf menunjukkan rata-rata sebesar 4 paragraf dan memiliki tingkat keterbacaan mudah rerata kalimat tiap paragraf berada pada rentang 3-21 kalimat tiap paragraf dan cenderung memiliki tingkat keterbacaan sukar dan (4) teks bahan ajar membaca dalam buku teks bahasa Indonesia kelas IV SD memiliki rata-rata skor keterbacaan sebesar 25 dan memiliki tingkat keterbacaan sedang. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa kelima teks masih layak untuk digunakan sebagai bahan ajar membaca walaupun untuk teks I II III dan IV siswa memerlukan bimbingan dari guru untuk memahami isi teks. 12288 12288 12288 12288 Berdasarkan kesimpulan tersebut peneliti memberikan saran (1) bagi pengembang buku teks sebaiknya melakukan revisi pada indikator yang memiliki tingkat keterbacaan sukar (2) bagi guru hendaknya memberikan perhatian lebih pada teks yang memiliki tingkat keterbacaan sedang dan (3) bagi peneliti lain dapat melakukan penelitian sejenis dengan variabel berbeda. 12288 12288 12288 12288