Skripsi
Perbedaan rerata hasil belajar basis data dengan penerapan model pembelajaran direct instruction dan problem based learning pada siswa Jurusan Teknik Komputer Jaringan kelas XII SMK PGRI 4 Ngawi / Khusnul Qotimah
Abstrak
Qotimah Khusnul. 2014. Perbedaan Rerata Hasil Belajar Basis Data Dengan Penerapan Model Pembelajaran Eksplicit Instruction dan Problem Based Learning pada Siswa Jurusan Teknik Komputer Jaringan Kelas XII SMK PGRI 4 Ngawi. Skripsi Prodi Pendidikan Teknik Informatika Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Drs. Dwi Prihanto S.S.T M.Pd (II) Triyanna Widiyaningtyas S.T. M.T. Kata Kunci Eksplicit Instruction Problem Based Learning Basis Data Hasil Belajar 12288 12288 12288 12288 Masalah umum dalam pembelajaran dewasa ini adalah rendahnya daya serap peserta didik yang menyebabkan rendahnya hasil belajar siswa. Rendahnya daya serap ini disebabkan oleh beberapa hal diantaranya adalah model pembelajaran yang tidak sesuai terhadap matapelajaran maupun kondisi kelas. Seperti pada proses pembelajaran Produktif Basis Data di SMK PGRI 4 Ngawi guru terkadang menggunakan model pembelajaran yang kurang relevan terhadap matapelajaran proses pembelajaran kurang efektif karena tidak ada penguatan dan umpan balik kepada siswa. Tujuan dari penelitian ini pada hakikatnya adalah untuk membandingkan dua model pembelajaran yang sesuai untuk matapelajaran Produktif Basis Data yaitu model pembelajaran Eksplicit Instruction dan Problem Based Learning. 12288 12288 12288 12288 Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Quasy eksperiment. Variabel yang diukur dalam penelitian ini adalah hasil belajar meliputi ranah kognitif afektif dan psikomotorik siswa kelas XII TKJ pada materi Basis Data sebagai variabel terikat sedangkan variabel bebasnya adalah penerapan model pembelajaran Problem Based Learning dan Eksplicit Instruction. Teknik pengumpulan data meliputi (1) observasi (2) tes dan (3) dokumentasi. Instrumen penelitian yang digunakan adalah instrumen perlakuan dan instrumen pengukuran. Instrumen perlakuan terdiri dari silabus RPP kisi kisi dan materi pembelajaran. Sedangkan instrumen pengukuran terdiri dari pre test dan post test lembar observasi dan tes formatif. Teknik analisis data dengan uji instrumen uji prasyarat analisis data dan uji beda. Uji instrumen terdiri dari uji validitas uji reliabilitas dan uji daya beda. Uji prasyarat analisis data meliputi uji normalitas uji homogenitas uji kesamaan dua rata-rata dan uji beda. 12288 12288 12288 12288 Hasil dari penelitian sebelum diuji coba peneliti telah memastikan bahwa kedua kelas memiliki rata rata kemampuan yang sama data yang diuji terbukti normal dan homogen. Setelah kedua kelas diberi perlakuan yang berbeda yaitu dengan menerapkan model Problem Based Learning dan Eksplicit Instruction didapatkan perbedaan pada hasil belajar siswa. Dari hasil penelitian tersebut dapat disimpukan bahwa hasil belajar Basis Data antara siswa yang diajar menggunakan model kooperatif tipe Problem Based Learning berbeda dengan yang menggunakan model Eksplicit Instruction. Kelas yang menerapkan model Problem Based Learning memiliki rerata hasil belajar yang lebih baik dari siswa yang menerapkan model Eksplicit Instruction.