Skripsi
Peningkatan kemampuan fisik motorik anak melalui permainan sirkuit bola warna warni di PAUD Permata Ibu Kecamatan Sanankulon Kabupaten Blitar / Devi Permatasari
Abstrak
Permatasari Devi. 2014. Peningkatan Kemampuan Fisik Motorik Anak Melalui Permainan Sirkuit Bola Warna-Warni Di PAUD Permata Ibu Kecamatan Sanankulon Kabupaten Blitar. Skripsi Jurusan Kependidikan Sekolah Dasar dan Pra Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Drs. Ahmad Samawi M.Hum (II) Drs. H.Hadi Mustofa M.Pd. Kata Kunci anak usia dini fisik motorik sirkuit bola warna-warni. Berdasarkan hasil observasi pada anak di PAUD Permata Ibu Kecamatan Sanankulon Kabupaten Blitar diketahui bahwa kemampuan fisik motorik anak masih belum optimal seperti yang diharapkan. Hasil evaluasi menunjukkan dari 14 anak 5 anak (36%) belum sempurna dalam hal keseimbangan 4 anak (29%) kelincahan anak masih belum sempurna 3 anak (21%) dalam hal kelentukan dan ketepatan anak belum sempurna. Tujuan penelitian ini adalah 1) mendeskripsikan penerapan permainan sirkuit bola warna-warni di PAUD Permata Ibu Kecamatan Sanankulon Kabupaten Blitar dan 2) mendeskripsikan peningkatan kemampuan bidang fisik motorik anak melalui permainan sirkuit bola warna-warni di PAUD Permata Ibu Kecamatan Sanankulon Kabupaten Blitar Penelitian menggunakan rancangan penelitian tindakan kelas (PTK) yang meliputi perencanaan pelaksanaan observasi dan refleksi. Penelitian ini dilaksanakan dalam 2 siklus. Subyek penelitian yaitu anak usia 3-4 tahun dengan jumlah 14 anak. Pengumpulan data melalui teknik pengumpulan data dan istrumen pengumpulan data terdiri dari observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa permainan sirkuit bola warna-warni dapat berjalan dengan baik sesuai dengan rencana hal ini dibuktikan dengan hasil observasi aktivitas guru observasi aktivitas fisik motorik anak yang sudah sesuai dengan langkah-langkah dalam penerapan permainan permainan sirkuit bola warna-warni. Hasil penilaian aktivitas anak pada siklus I pertemuan pertama ketuntasan anak mencapai 31 25% dan saat pertemuan kedua mencapai 71 42%. Siklus II ketuntasan anak mencapai 100%. Hasil penilaian proses kemampuan fisik motorik pada pra tindakan ketuntasan anak mencapai 14 28% pada siklus I pertemuan pertama ketuntasan anak mencapai 28 57% dan saat pertemuan kedua mencapai 64 28%. Siklus II ketuntasan anak mencapai 100%. Peningkatan kemampuan fisik motorik anak mencapai 85 72% maka peneliti mengakhiri penelitian. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa permainan sirkuit bola warna-warni dapat meningkatkan fisik motorik anak di PAUD Permata Ibu Kecamatan Sanankulon Kabupaten Blitar. Terbukti dengan tuntasnya anak dalam melakukan permainan ini. Bagi guru disarankan agar permainan ini dapat dijadikan referensi apabila ada permasalahan yang sama dan menambah kegiatan-kegiatan menarik dan menantang lainnya untuk meningkatkan fisik motorik anak.