UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Skripsi

Persepsi guru terhadap kesulitan membaca permulaan pada siswa kelas I SDN di Wilayah Gugus 1 Kecamatan Bareng Kabupaten Jombang / Novita Qurrotu A\'yun

A'yun, Novita Qurrotu - Nama Orang;

Abstrak
Persepsi Guru Terhadap Kesulitan Membaca Permulaan pada Siswa Kelas I SDN Di Wilayah Gugus 1 Kecamatan Bareng Kabupaten Jombang. Skripsi Jurusan Kependidikan Sekolah Dasar dan Prasekolah Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Drs. H. Sjafruddin A.R S.Pd M.Pd. (II) Drs. H. Achmad Badawi S.Pd M.Pd. Kata Kunci persepsi guru membaca permulaan siswa kelas 1 SD Kesulitan membaca permulaan adalah kesukaran-kesukaran yang dialami siswa sekolah dasar di kelas awal dalam proses belajar membaca serta membunyikan atau pengucapan lafal dan intonasi. Permasalahan yang terjadi di sekolah yaitu masih terdapat siswa di kelas I yang belum dapat membaca dan siswa di kelas II yang masih mengalami kesulitan membaca permulaan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan beberapa hal yang mencakup (1) persepsi guru terhadap kesulitan membaca permulaan (2) faktor-faktor yang mempengaruhi siswa terhadap kesulitan membaca permulaan dan (3) upaya yang dilakukan untuk menindaklanjuti siswa yang masih mengalami kesulitan membaca permulaan.Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik angket dan wawancara. Untuk menjaga keabsahan data dilakukan peningkatan ketekunan triangulasi dan menggunakan bahan referensi. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh tiga kesimpulan hasil penelitian sebagai berikut. Pertama tentang persepsi guru terhadap kesulitan membaca permulaan yaitu (1) orang tua kurang mendukung belajar anak ketika di rumah (2) terdapat siswa yang tidak menempuh pendidikan TK (3) terdapat siswa berkebutuhan khusus yang sekolah di SDN (4) siswa belum hafal abjad (5) siswa sulit membedakan berbentuk mirip seperti b-d p-g g-q dan p-q atau huruf yang terbalik seperti m-w (6) siswa sulit melafalkan huruf yang berbunyi mirip seperti t-d b-g dan c-j (7) siswa sulit melafalkan huruf yang sulit dilafalkan seperti q-r-x dan (8) siswa mudah lupa apabila diajarkan membaca suku kata. Kedua tentang faktor-faktor yang mempengaruhi siswa terhadap kesulitan membaca permulaan yaitu (1) faktor fisiologis (2) faktor intelegensi (3) faktor lingkungan (4) faktor psikologis dan (5) faktor keluarga. Ketiga tentang upaya yang dilakukan untuk menindaklanjuti siswa yang masih mengalami kesulitan membaca permulaan yaitu (1) memanfaatkan waktu luang di sekolah untuk mengajari siswa berkesulitan membaca secara intensif (2) berbicara kepada orang tua siswa berkesulitan membaca untuk mengajari dan membimbing anak di rumah (3) memberi nasihat dan motivasi kepada siswa berkesulitan membaca dan (4) mengajak siswa berkesulitan membaca untuk bermain game/ kuis yang berhubungan dengan materi membaca permulaan ketika jam pelajaran akan berakhir.


Informasi Detail
DDC
Rs 372.4044 AYU p
Prodi
Universitas Negeri Malang. Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 2014.
Deskripsi Fisik
-
Bahasa
Indonesia
No Reg
01133/KI/14
Edisi
Skripsi (Sarjana)-- Universitas Negeri Malang, 2014
Subjek
1. BAHASA INDONESIA - MEMBACA - PEMBELAJARAN
Pembimbing
1. Sjafruddin AR. ; 2. Achmad Badawi
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik