UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Skripsi

Penggunaan model pembelajaran kooperatif simultaneous roundtable untuk meningkatkan motivasi dan prestasi belajar sejarah siswa kelas XI IPS-3 SMA Negeri 8 Malang / Claufia Rosa Estamala

Estamala, Claufia Rosa - Nama Orang;

Abstrak
Penggunaan Model Pembelajaran Kooperatif Simultaneous Roundtable untuk Meningkatkan Motivasi dan Prestasi Siswa Kelas XI IPS-3 SMA Negeri 8 Malang. Skripsi Jurusan Sejarah Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Drs. I Wayan Legawa M.Si. (II) Drs. Nur Hadi M.Pd. M.Si. Kata Kunci Simultaneous Roundtable Motivasi belajar Sejarah Prestasi Belajar Sejarah Pembelajaran merupakan upaya yang dilakukan oleh guru instruktur pembelajar dengan tujuan untuk membantu siswa agar ia belajar dengan mudah. Seorang guru harus mampu mengelola interaksi belajar mengajar. Salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas pembelajaran biasanya dilakukan dengan cara mewajibkan guru untuk belajar lebih banyak pengetahuan dan model pembelajaran yang kreatif sehingga dapat diaplikasikan dalam penyampaian meteri kepada siswa. Penggunaan model pembelajaran yang kreatif dan mampu mengaktifkan siswa di kelas diharapkan dapat meningkatkan motivasi dan prestasi belajar siswa. Motivasi belajar menunjukkan faktor-faktor yang memperkuat perilaku belajar siswa dan sangat erat hubungannya dengan perilaku anak didik pada saat proses belajar mengajar dilakukan. Pada penelitian ini aspek perilaku yang menunjukkan adanya motivasi belajar siswa dilihat berdasarkan penilaian aspek minat perhatian konsentrasi dan ketekunan. Prestasi belajar adalah puncak hasil belajar yang dapat mencerminkan keberhasilan belajar siswa terhadap tujuan belajar yang telah ditetapkan. Prestasi belajar dalam penelitian ini dilihat berdasarkan nilai hasil tes 1 dan tes 2. Tes prestasi belajar tersebut memiliki peranan penting. Bagi guru tes prestasi belajar dapat mencerminkan sejauh mana pelajaran dalam proses belajar dapat diikuti dan diserap oleh siswa. Bagi siswa tes prestasi belajar bermanfaat untuk mengetahui seberapa jauh tingkat kemajuan prestasi belajar siswa. Model pembelajaran kooperatif Simultaneous Roundtable merupakan model pembelajaran yang cukup menarik untuk diterapkan di dalam kegiatan pembelajaran di kelas karena dapat melatih kerja sama antarsiswa mengambil keputusan yang terbaik dan mengolah informasi dalam interaksi kelompok menciptakan kondisi yang menyenangkan dalam kegiatan belajar mengajar membuat siswa menjadi lebih percaya diri dalam menyampaikan pendapat. Penggunaan empat macam permasalahan yang harus diselesaikan secara diskusi tertulis dalam kelompok dapat membantu guru mengelola interaksi belajar mengajar untuk menjaga suasana belajar yang kondusif. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah 1) Bagaimana pelaksanaan model pembelajaran Simultaneous Roundtable untuk meningkatkan motivasi dan prestasi siswa kelas XI IPS-3 SMAN 8 Malang pada standar kompetensi menganalisis perjalanan bangsa Indonesia pada masa negara-negara tradisional 2) Bagaimanakah motivasi siswa kelas XI IPS-3 SMAN 8 Malang pada standar kompetensi menganalisis perjalanan bangsa Indonesia pada masa negara-negara tradisional setelah menggunakan model pembelajaran Simultaneous Roundtable 3) Bagaimanakah prestasi siswa kelas XI IPS-3 SMAN 8 Malang pada standar kompetensi menganalisis perjalanan bangsa Indonesia pada masa negara-negara tradisional setelah menggunakan model pembelajaran Simultaneous Roundtable. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilakukan sebanyak dua siklus. Setiap siklus dilakukan dalam dua kali pertemuan masing-masing pertemuan dilaksanakan dengan durasi waktu 2x45 menit. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif-deskriptif. Penetapan fokus penelitian didasarkan pada masalah yang dialami dalam kelas kemudian dilakukan identifikasi masalah hingga mencapai rumusan masalah yang perlu diselesaikan. Peneliti bertindak sebagai guru model dan dibantu oleh kehadiran teman sejawat sebagai observer selama penelitian dilakukan. Subjek penelitian ini yakni kelas XI IPS-3 SMA Negeri 8 Malang. Proses pengumpulan data dilakukan melalui wawancara observasi tes formatif catatan lapangan dan dokumentasi. Pengukuran keberhasilan tindakan dalam setiap siklus dilakukan melalui evaluasi terhadap motivasi dan prestasi belajar. Standar keberhasilan motivasi menggunakan indikator motivasi klasikal yaitu dikatakan berhasil apabila mencapai persentase keberhasilan di atas minimal 60%. Standar keberhasilan prestasi berdasarkan pada nilai ketuntasan belajar klasikal yaitu dianggap berhasil apabila 80% siswa dalam satu kelas mencapai standar ketuntasan minimum. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan model pembelajaran kooperatif simultaneous roundtable telah terbukti dapat meningkatkan motivasi belajar ditandai dengan jumlah siswa yang mengikuti pelajaran dengan sungguh-sungguh pada saat pra-PTK hanya mencapai presentase rata-rata sebesar 13 64% kemudian skor rata-rata motivasi belajar mencapai 67 52% pada siklus I dan meningkat menjadi 89 94% pada siklus II. Dalam hal ini siswa mengalami peningkatan pada aspek minat perhatian konsentrasi dan ketekunan dalam proses pembelajaran di kelas dalam setiap siklus. Penggunaan model pembelajaran kooperatif simultaneous roundtable telah terbukti dapat meningkatkan prestasi belajar ditandai dengan meningkatnya ketuntasan belajar klasikal dari 18 18% (hasil ulangan harian) menjadi 78 79% pada siklus I dengan nilai rata-rata hasil tes 1 yaitu mencapai 82 58 dan meningkat menjadi 93 94% pada siklus II dengan nilai rata-rata hasil tes 2 mencapai 92 83. Ketuntasan belajar klasikal meningkat sebesar 15 15%. Peningkatan prestasi belajar didukung dengan rata-rata tingkat keberhasilan aktivitas siswa belajar mencapai 83 08% pada siklus I dan meningkat menjadi 93 38% pada siklus II. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penggunaan model Simultaneous Roundtable dapat terlaksana dengan baik serta dapat meningkatkan motivasi dan prestasi belajar siswa. Berdasarkan hasil penelitian ini disarankan bagi guru Sejarah untuk menggunakan model pembelajaran Simultaneous Roundtable sebagai variasi model pembelajaran karena dapat berpengaruh terhadap motivasi dan prestasi belajar siswa di kelas. Bagi peneliti lain penelitian ini hanya terbatas pada kompetensi dasar menganalisis proses interaksi antara tradisi lokal Hindu-Budha dan Islam di Indonesia untuk itu disarankan untuk dilakukan pada materi yang lain maupun pada jenjang pendidikan yang lain.


Informasi Detail
DDC
Rs 907.6 EST p
Prodi
Universitas Negeri Malang. Program Studi Sejarah, 2014.
Deskripsi Fisik
ix, 102 lembar : il., tab. ; 30 cm
Bahasa
Indonesia
No Reg
01197/KI/14
Edisi
Skripsi (Sarjana)-- Universitas Negeri Malang, 2014
Subjek
1. SEJARAH - PRESTASI BELAJAR
2. SEJARAH - MODEL PEMBELAJARAN

Pembimbing
1. I Wayan Legawa : 2. Nur Hadi
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik