Skripsi
Peningkatan kemmapuan kognitif abak usia 3-4 tahun melalui permainan lotto warna dan bentuk di PAUD Andrea Kabupaten Bilitar / Fella Yully Andyas Putri
Abstrak
Putri Fella Yully Andyas. 2014. Peningkatan Kemampuan Kognitif Anak Usia 3-4 Tahun di PAUD ANDREA Kabupaten Blitar. Skripsi Jurusan Kependidikan Sekolah Dasar dan Prasekolah Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Drs. Ahmad Samawi M. Hum (II) Dra. Lilik Bintartik M. Pd Kata kunci kemampuan kognitif bermain lotto warna dan bentuk Hasil observasi proses pembelajaran di PAUD Andrea menunjukkan bahwa guru cenderung menggunakan metode ceramah dan tanya jawab sehingga pembelajaran kurang menarik dan anak menjadi cepat bosan. Penggunaan media pembelajaran tidak melibatkan anak secara langsung sehingga kemampuan kognitif kurang berkembang optimal. Oleh karena itu perlu dilakukan penelitian dengan tujuan untuk (1) mendeskripsikan penerapan permainan lotto warna dan bentuk untuk meningkatkan kemampuan kognitif anak kelompok usia 3-4 tahun (2) mendeskripsikan peningkatan kemampuan kognitif anak kelompok usia 3-4 tahun melalui permainan lotto warna dan bentuk. Penelitian ini dilaksanakan menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian tindakan kelas yang terdiri dari dua siklus. Masing-masing siklus terdiri dari tahap perencanaan pelaksanaan observasi dan refleksi. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi unjuk kerja dan dokumentasi. Instrumen terdiri dari lembar penilaian kemampuan kognitif lembar observasi dan kamera. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan permainan lotto warna dan bentuk dapat meningkatkan kemampuan kognitif anak kelompok usia 3-4 tahun di PAUD Andrea Kabupaten Blitar. Peningkatan kemampuan kognitif anak dapat dilihat dari persentase hasil belajar anak. Pada siklus I aktivitas guru mencapai 83% dengan kategori baik aktivitas anak mencapai 35% dengan kategori kurang kemampuan kognitif mencapai 35% dengan kualifikasi kurang dan kategori kurang mampu pada siklus II aktivitas guru mencapai 95% dengan kategori sangat baik aktivitas anak mencapai 69% dengan kategori cukup kemampuan kognitif mencapai 75% dengan kualifikasi baik dan kategori baik. Peningkatan kemampuan anak ditandai dengan meningkatnya kemampuan menyebutkan warna menyebutkan bentuk geometri mengelompokkan warna dan mengelompokkan bentuk geomtri. Disarankan bahwa dalam pembelajaran kognitif hendaknya menerapkan permainan lotto warna dan bentuk dan disarankan agar dilakukan penelitian lebih lanjut dengan masalah lain yang dapat dimanfaatkan dalam pembelajaran bidang pengembangan selain bidang kemampuan kognitif yaitu moral agama bahasa fisik motorik dan sosial emosional