Skripsi
Penerapan model pembelajaran Think Talk Write untuk meningkatkan hasil belajar pada mata pelajaran geografi siswa kelas XI-IPS 1 SMA Negeri 1 Tumpang Kabupaten Malang / Harits Fahmiarsyad
Abstrak
Fahmiarsyad Harits. 2014. Penerapan Model Pembelajaran Think Talk Write untuk Meningkatkan Hasil Belajar Pada Mata Pelajaran Geografi Siswa Kelas XI-IPS 1 SMA Negeri 1 Tumpang Kabupaten Malang. Skripsi Jurusan Pendidikan Geografi FIS Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Drs. Sudarno Herlambang M.Si (II) Drs. M. Yusuf Idris Kata Kunci Model pembelajaran Think Talk Write Hasil Belajar Berdasarkan observasi terhadap proses pembelajaran yang dilakukan pada bulan Agustus-Oktober tahun 2013 di SMA Negeri 1 Tumpang diketahui bahwa guru masih menggunakan metode pembelajaran yang sifatnya masih memusat pada guru yaitu ceramah dan dilanjutkan dengan mengerjakan LKS. Kondisi tersebut menyebabkan proses pembelajaran kurang bervariasi. Dampaknya siswa menjadi bosan dan akhirnya hasil belajar yang diperoleh siswa belum maksimal nilai rata-rata UTS sebesar 58 55 dan ulangan harian pada materi Biosfer sebesar 71 2 dan materi Antroposfer sebesar 60 77 dengan KKM untuk mata pelajaran geografi adalah 75. Untuk mengatasi permasalahan tersebut maka dilakukan penelitian dengan menerapkan model pembelajaran Think Talk Write yang bertujuan meningkatkan hasil belajar siswa kelas XI-IPS 1 SMA Negeri 1 Tumpang dalam mata pelajaran geografi. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas yang terdiri dari dua siklus. Setiap siklus terdiri dari kegiatan perencanaan pelaksanaan observasi dan refleksi. Penelitian dilaksanakan di kelas XI-IPS 1 dengan jumlah siswa sebanyak 36. Dalam penelitian ini data yang diperoleh berupa hasil belajar siswa. Instrumen yang digunakan yaitu soal tes hasil observasi dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa ada peningkatan hasil belajar geografi siswa kelas XI-IPS 1 SMA Negeri 1 Tumpang Kabupaten Malang. Rata-rata nilai sebelum tindakan adalah 53 47 mengalami peningkatan pada siklus 1 menjadi 71 38 dan meningkat lagi pada siklus II menjadi 80 83. Ketuntasan hasil belajar secara klasikal juga mengalami peningkatan. Ketuntasan belajar klasikal sebelum tindakan adalah sebesar 22 22% meningkat pada siklus I menjadi 52 77% dan meningkat lagi pada siklus II menjadi 86 11%. Dari hasil penelitian ini disarankan (1) Perlu sikap yang tegas dalam pengelolaan kelas terutama dalam mengatasi siswa yang ramai sehingga pelaksanaan pembelajaran dapat berjalan baik dan lancer (2) guru harus memberikan penjelasan yang rinci tentang tahapan model pembelajaran agar siswa tidak bingung dan banyak bertanya saat pelaksanaan tindakan (3) dalam menerapkan model pembelajaran Think Talk Write diperlukan organisasi dan manajemen waktu tepat terutama pada setiap tahapan agar penerapan model pembelajaran dapat berjalan secara maksimal (4)Guru harus bisa mengondisikan siswa untuk berdiskusi pada saat tahap talk berlangsung.